Piala Dunia
Training Camp di Eropa, Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U17
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan, persiapan Timnas U17 harus dilakukan sangat serius mengingat waktu persiapan hanya empat bulan.
TRIBUN-BALI.COM - Indonesia ditunjuk FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U17 2023.
Selain persiapan fasilitas, PSSI juga kini mulai mengebut mempersiapkan skuat Timnas Indonesia U17 guna tampil pada Piala Dunia U17.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan, persiapan Timnas U17 harus dilakukan sangat serius mengingat waktu persiapan hanya empat bulan.
Persiapan dimulai dari seleksi di Sembilan Wilayah Indonesia, kemudian digabungkan untuk menjalani pemusatan latihan.
Bahkan guna mendapatkan kualitas yang mumpuni, skuat Garuda Muda nantinya juga akan uji coba dengan negara-negara Eropa, Afrika dan Asia.
Baca juga: Sepekan Jelang Liga 1 2023-2024 Bergulir, Teco Jajal Rotasi Terjunkan Seluruh Pemain Bali United
Baca juga: Drawing Piala Dunia U17 2023 akan Digelar di Indonesia, Ini Kata Ketum PSSI Erick Thohir
“Jadi kita akan melakukan seleksi U17 di sembilan wilayah untuk setelah kita petakan, kita gabungkan. Nanti di bulan Juli Agustus mulai TC. Dan September Oktober kita kirim ke luar negeri, sehingga kita harapkan bisa ada beberapa pertandingan persiapan, baik dengan negara-negara Eropa, Asia, Afrika sehingga mereka tidak kaget di kejuaraan dunia U17 nanti,” kata Erick Thohir dalam konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta, Sabtu (24/6).
Untuk saat ini, negara-negara yang lolos ke Piala Dunia U17 hanya tinggal menunggu wakil dari Asia saja.
Setelah 24 negara lengkap, nantinya drawing diadakan di Jakarta pada Agustus 2023. Seperti diketahui, gelaran Piala Dunia U17 akan bergulir 10 November hingga 2 Desember 2023.
Mengenai pelatih Timnas Indonesia U17, Erick Thohir mengatakan pihaknya masih tetap mempercayakan Bima Sakti.
Nantinya Bima Sakti akan dibantu oleh pendamping yang sosoknya akan ditentukan PSSI dalam rapat Exco PSSI.
“Kami saya rasa akan memberikan kesempatan kepada Coach Bima (Sakti). Kita perlu coach-coach muda. Di kepengurusan Shin Tae-yong itu ada coach Nova dan coach-coach baru, di kepengurusan Indra juga. Jadi kita akan memberikan kepada Coach Bima Sakti. Dan nanti kita akan diskusikan di Exco. Pasti ada pendamping lah karena ini kejuaraan dunia,” ujar Erick Thohir.
Di sela-sela jadwal Piala Dunia U17, konser Coldplay pun akan diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 15 November 2023.
Soal kondisi tersebut, Erick mengatakan pihaknya masih akan berdiskusi lebih dulu dengan panitia penyelenggara Konser Coldplay.
Konser Coldplay sendiri sudah lebih dulu menyewa SUGBK, bahkan penjualan tiket sudah ludes terjual pada 17-19 Mei lalu.
“Tentu hari ini konferensi pers untuk sepakbola, bukan Coldplay. Jadi saya tidak bisa menyatakan apakah Coldplay itu mundur atau tetap. Pasti itu yang harus kita carikan solusi. Karena dua-duanya event bagus untuk Indonesia. Jangan kita sentral ego, bahwa ini yang benar, yang lain harus ngalah,” kata Erick Thohir.
Sementara itu, untuk stadion-stadion yang akan digunakan pada Piala Dunia U17 nanti, PSSI masih menunggu hasil inspeksi FIFA. Erick ingin kedepannya PSSI mulai memprogramkan laga resmi FIFA atau FIFA Matchday sehingga stadion-stadion penting yang berstandar FIFA salah satunya SUGBK bisa diprioritaskan untuk gelaran FIFA Matchday.
“Tapi saya harap memang, ketika ada FIFA Matchday, saya berharap lapangan utama Timnas harus siap karena itu kalender resmi. Ini yang saya mohon, harus sama-sama,” harap Erick.
“Makanya saya mohon FIFA matchday itu harus jadi kalender utama. Alhamdulillah Indonesia juga punya lapangan besar sekarang, ada GBT, ada JIS, nanti kita lihat sesuai tidak. Kalau ada kekurangan, nanti kita samakan standarnya. Kalau ada opsi, lebih bagus,” katanya.
Erick meminta pemerintah daerah komitmen turut sukseskan Piala Dunia U17 di Indonesia. Erick mengatakan, ini bukti FIFA masih mempercayai Indonesia dan ini jadi momentum yang tepat guna menunjukkan sepakbola Indonesia kepada dunia.
“Tentu pengumuman yang dilakukan FIFA tadi malam adalah sesuatu yang tidak hanya kita wajib merayakan, tetapi juga harus kita perjuangkan. Perjuangan dalam arti ini merupakan kesempatan buat Indonesia, rumah kita, panggung kita, untuk Garuda Muda bisa mendunia,” kata Erick.
Setelah diumumkan, kini PSSI mulai mempersiapkan segala hal, baik dari Timnas Indonesia U17 hingga fasilitas stadion yang akan digunakan. Untuk stadion, Erick belum membeberkan karena masih menunggu inspeksi dari FIFA lebih dulu.
Hanya saja, pria yang menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut meminta kepada pemerintah daerah yang nantinya ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan bisa benar-benar berkomitmen untuk menyukseskan gelaran Piala Dunia U17. Untuk Piala Dunia U17 kali ini sudah dipastikan tidak ada Tim Israel karena tidak lolos dari zona Eropa.
Erick membeberkan saat dirinya mendapatkan kabar penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U17, dirinya pun langsung memberitahu jajaran menteri lainnya. Mereka pun, kata Erick, sangat ingin membantu guna menyukseskan gelaran Piala Dunia U-17 di Indonesia.
“Lalu saya laporkan juga beberapa Menteri tadi malam, Menteri Keuangan penting untuk dilaporkan, Pak Basuki, lalu Pak Menpora di Jerman juga, dan semua bersepakat ingin menyukseskan hal ini,” ujar mantan Presiden Inter Milan tersebut.
“Alhamdulillah ini kesempatan buat Indonesia. Mungkin FIFA melihat kita bangkit, kemarin di SEA Games bagus, FIFA Matchday Palestina dan Argentina juga bagus. Kita berani menjadi host AFC U17. Ini tentu menjadi pertimbangan mereka,” katanya. (Tribunnews/Abdul Majid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ketua-umum-pssi-erick-thohir-ketika-meninjau-kesiapan-stadion-gelora-bung-tomo.jpg)