Berita Bali

Pensiunan Asal Belanda Ditemukan Meninggal di Kamar Villa di Sanur, Diduga Akibat Sakit Jantung

Seorang pensiunan asal Belanda ditemukan meninggal di Kamar Villa di Sanur, diduga akibat sakit jantung.

|
Penulis: Putu Honey Dharma Putri W | Editor: Putu Kartika Viktriani
kompas.com
Ilustrasi jenazah - Seorang pensiunan asal Belanda ditemukan meninggal di Kamar Villa di Sanur, diduga akibat sakit jantung. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang Pensiuan asal Belanda bernama Freerk Hendriks (59) ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar vila di Sanur tepatnya Jalan Kesari II pada Sabtu, 29 Juli 2023.

Pria tersebut ditemukan meninggal oleh seorang saksi bernama Julaicha (53).

Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi, Julaicha mendatangi vila sekitar pukul 21.30 WITA.

Ia berniat mengecek keadaan Freerk yang sebelumnya sempat terjatuh di kamar mandi pada Jumat, 28 Juli 2023.

Namun saat itu, ia menolak untuk berobat ke Rumah Sakit dan hanya ingin dibelikan obat penghilang nyeri.

“Korban mengalami luka memar di punggung, lecet siku kiri dan mengonsumsi obat topgesic yang dibelikan oleh saksi,” ungkapnya.

Bahkan dijelaskan pada Sabtu, 29 Juli 2023 Freerk sudah bisa jalan dan mengaku kondisinya telah membaik.

Namun sayangnya pada hari itu pukul 21.30 WITA, Julaicha menemukan korban sudah dalam keadan kaku dan tak bernafas.

“Posisi korban saat ditemukan terlentang diatas kasur, kepala berada di sebelah timur, tanpa mengunakan baju kaos warna hitam dan celana dalam Boxer,” jelasnya.

Baca juga: BREAKINGNEWS! Jatuh Dari Lantai 4 Hotel, WNA Meninggal Dunia di Seminyak

Pukul 00.30 WITA, jenasah Feerk baru dapat di bawa ke rumah Sakit Sanglah Denpasar dengan mengunakan Mobil Ambulans BPBD Kota Denpasar.

Belakangan diketahui ia merupakan seorang pensiunan yang menikmati masa tuanya di Bali dengan menyewa vila tersebut sejak awal bulan Januari 2021.

Ia pun diketahui tinggal seorang diri dan diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.

Bahkan ia sempat dirawat di ICU Rumah Sakit Bali Mandara pada bulan Mei 2023 dengan keluhan sakit Jantung.

“Tim Identifikasi Polresta Denpasar menyatakan nihil ditemukan adanya tanda tanda kekerasan pada tubuh korban,” katanya.

Feerk pun diduga meninggal dunia akibat penyakit jantung yang ia alami.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved