Berita Tabanan
Angin Kencang Siang Hari, Tangkapan Ikan Nelayan Tabanan Tersendat Hingga Minggu
Angin Kencang Siang Hari, Tangkapan Ikan Nelayan Tabanan Tersendat Hingga Minggu
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Tangkapan ikan Layur khususnya di Tabanan sedikit tersendat.
Hal itu menyusul dengan meningkatnya embusan angin di bumi lumbung pangan Bali ini.
Hal ini disampaikan, Ketua Nelayan Darma Murti Yeh Gangga, Kadek Wita, Kamis 24 Agustus 2023.
Kadek Wita mengatakan, bahwa saat ini cuaca cukup cerah di lautan Tabanan, khususnya di kawasan Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan/Kabupaten Tabanan.
Hanya saja, untuk gelombang atau ombak naik.
Diprediksi akan terjadi mulai kemarin hingga tiga hari ke depan atau pada Minggu 27 Agustus 2023 akan meredah.
“Untuk cuaca siang hari cerah tapi ombak tinggi. Nangkap kemarin bisa cuma malam untuk Layur. Dan yang bisa juga untuk penangkapan ikan dengan peralatan tangkap air dalam atau peralatan mencari lobster. Nelayan pancing tidak bisa (siang hari),” ucapnya.
Menurut dia, sebelum ombak besar pada beberapa hari ini, nelayan cukup sumringah dengan cuaca yang baik untuk tangkapan ikan jenis layur.
Bagaimana tidak, karena sekali melaut Nelayan Tabanan khususnya Yeh Gangga bisa mendapat 10 hingga 15 Kilogram ikan. Dan itu bisa dijual kurang lebih per kilogramnya ialah Rp 45 ribu.
“Kalau cari layur, kerja malam hari, bisa dapat segitu (10 sampai 15 kilo). Dan paling habis lima liter solar. Ya sudah dapat untung. Adalah buat uang bensin dan uang beras,” ungkapnya.
Meski kondisi omba kencang, sambungnya, untuk nelayan lobster masih bisa bekerja.
Dan paling tidak ada saja tangkapan lobster yang bisa untuk dijual. Kemarin ada beberapa nelayan mendapat tangkapan lobster 1,5 ons.
Dan itu dijual untuk dibesarkan lagi oleh petani keramba di Denpasar.
“Lobster harga kalau 200 gram ke atas Rp 450 ribu. Kalai satu setengah ons ke bawah Rp 130 ribu,” jelasnya.
Di bagian lain, beberapa hari ke depan. Hal ini disampaikan, Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tabanan, Ketut Arsana Yasa menegaskan, bahwa memang saat ini Kondisi laut cuaca laut pagi dan malam normal gelombang sedang. Sedangkan siang hari angin kencang di atas 30 KM/ Jam.
Sehingga memang yang baik untuk menangkap lobster dan baik untuk melaut malam.
Baca juga: KATALOG Promo JSM Superindo Terbaru 26-27 Agustus 2023 Banyak Diskon Spesial, Rinso Cair Rp14 Ribuan
“Kalau siang memang cukup sulit. Karena angin memang kencang,” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Sadam itu menambahkan, bahwa selain lobster yang bisa ditangkap pagi siang dan malam. Untuk khususnya pancingan melaut malam, nelayan Tabanan biasanya akan mendapat selain ikan layur, yakni ikan bawal, kenyar, dan ekor merah. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Suasana-di-Pesisir-Pantai-Ujung-Pesisi-Desa-Tumbu-Kecamatan-Karangasem-Bali.jpg)