Liga 1 Indonesia

Persikabo Terpaku di Zona Degradasi Usai Kalah, Aji Santoso Berdalih Bukan Tak Bisa Baca Permainan!

Persikabo 1973 terpaksa harus mengakui keunggulan Arema FC, dengan skor 1-0 dan jadi korban pertama Dedik Setiawan cs dalam pekan ke-10 BRI Liga 1

Dok. Kompas
Pelatih Persikabo 1973, Aji Santoso, mengaku kekalahan atas Arema FC, bukan karena tidak bisa membaca strategi pelatih baru Jose Fernando Valente, akan tetapi karena kesalahan individu dan finishing yang kurang mulus. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pelatih Persikabo 1973, Aji Santoso, mengaku kekalahan atas Arema FC, bukan karena tidak bisa membaca strategi pelatih baru Jose Fernando Valente, akan tetapi karena kesalahan individu dan finishing yang kurang mulus.

Persikabo 1973 terpaksa harus mengakui keunggulan Arema FC, dengan skor 1-0 dan jadi korban pertama Dedik Setiawan cs dalam pekan ke-10 BRI Liga 1 2023-2024, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, pada Senin 28 Agustus 2023.

"Sebenarnya tidak juga (tidak membaca permainan Arema FC), pemain-pemain saya bermain cukup bagus, babak pertama menguasai jalannnya pertandingan aliran bola dinamis, hanya sayang tidak bisa memanfaatkan peluang. Arema FC pintar memanfaatkan peluang sehingga dikonversi jadi gol," ujar Aji Santoso usai laga.

Baca juga: DEBUT Pelatih Baru Arema FC Dari Portugal Langsung Beri Kemenangan, Sebut Filosofi Sepak Bola!

Baca juga: GLORY Persib Bandung Menuju 1.000! Gol ke-993 Dari Marc Klok, Gol Frets Butuan Berkat Doa Istri

Baca juga: El Clasico Persib Bandung vs Persija Jakarta, Thomas Doll Cemas, Bojan Hodak Sedang On Fire!

 Pertandingan Arema FC VS Persikabo 1973.
 Pertandingan Arema FC VS Persikabo 1973. (Istimewa)

 

Dalam laga ini Arema FC tampil beda, dengan filosofi yang diusung pelatih baru mereka, permainan Arema FC menjadi lebih terorganisir dan umpan-umpan pendek menjadi kekuatan baru mereka.

Menurut mantan pelatih Persebaya Surabaya itu, yang menjadi evaluasi di pertandingan berikutnya adalah kemampuan finishing.

Akibat kekalahan ini, Persikabo 1973 terpaku di zona degradasi peringkat ke-16 klasemen sementara.

"Pertandingan cukup seimbang kembali lagi kami kesalahan pemain-pemain kami sendiri, ini evaluasi pertandingan berikutnya.

Ada beberapa peluang yang menjadi masalah final pass pemain, delivery ball terakhir seharusnya satu menjadi gol tapi memang final pass harus kami perbaiki," bebernya.

Sementara itu pemain Persikabo 1973, Yandi Sofyan menuturkan ambisinya untuk kembali bangkit di pekan berikutnya.

"Hasil ini belum bisa memberikan 3 poin, harus cepat bangkit pertandingan berikutnya," tuturnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved