Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bisnis

El Nino Lambungkan Harga Beras di Pasar, Terus Merangkak Naik Sejak Awal September

Namun sejak awal September, harganya terus naik menjadi Rp 290 ribu bahkan saat ini tembus di angka Rp 305 ribu.

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
BERAS MAHAL - Dinas Ketahanan Pangan Buleleng saat memantau stok beras di Buleleng, Jumat (7/9). Terjadi kenaikan harga beras akibat fenomena El Nino  

TRIBUN-BALI.COM  - Musim kemarau panjang, yang disebabkan fenomena El Nino membuat harga beras melonjak sejak awal September. Petani kesulitan untuk mengairi sawah karena debit air yang kian mengecil.

Di Pasar Banyuasri, Kecamatan Buleleng, beras ukuran 25 kilogram biasanya dijual seharga Rp 280 ribu. Namun sejak awal September, harganya terus naik menjadi Rp 290 ribu bahkan saat ini tembus di angka Rp 305 ribu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Buleleng, I Gede Putra Ariana mengatakan, kenaikan ini terjadi lantaran harga gabah melonjak dari awalnya Rp 5.500 per kilogram, kini menjadi Rp 6.700 per kilogram.

Baca juga: Kasus Pembakaran & Perusakan Resort di Karangasem, Polda Bali Sebut 9 Warga Bugbug Tersangka!

Baca juga: Mendagri Tegaskan PJ Gubernur Bali Hanya Perlu Eksekusi Konsep Koster Ketika Memimpin, Itu Saja!

Baca juga: UPDATE Kasus Pembakaran Resort Bugbug, Tim 9 Gema Santi Berikan Bantuan Hukum Pada Tersangka

“Dampak El Nino juga menjadi penyebab. Kami sudah kunjungi Desa Sanggalangit dan Alasangker, debit airnya menurun sehingga petani kesulitan mengairi sawahnya. Musim panen juga sudah habis di pekan ini," jelasnya, Jumat (7/9).

Untuk mengatasi lonjakan harga ini, Aryana mengaku akan segera menggelar operasi pasar dan berkoordinasi dengan Bulog. Stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) isian lima kilogram sudah habis disalurkan sebanyak 11 ribu sak.

"Kalau stok beras di Buleleng masih aman. Cuma harganya memang cenderung naik, tidak bisa distop karena dampak El Nino ini. Harga gabah di petani tinggi, beras lokal juga sudah naik. Kami nanti akan berupaya melakukan operasi pasar," tandasnya. (rtu)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved