Berita Badung
Siat Tipat Bantal di Kapal Berlangsung Jumat Besok, Arus Lalu Lintas Sementara Dialihkan
Siat Tipat Bantal di Kapal Berlangsung Jumat Besok, Arus Lalulintas Sementara Dialihkan
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bagi warga yang ingin melintas di Jalan Raya Kapal, Kabupaten Badung, pada Jumat 29 September 2023 sore diimbau untuk mencari jalur alternatif.
Hal itu karena akses utama Jalan Raya Kapal dari Denpasar-Singaraja ditutup sementara pada pukul 14.00 wita.
Penutupan itu dilakukan karen akan digelarnya upacara adat yang dikenal dengan Siat tipat bantal atau sebagai Aci Rah Pengangon. Acara ini memiliki makna mendalam sebagai ungkapan terima kasih kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa atas hasil panen yang melimpah dan perlindungan dari wabah dan kekeringan.
Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana mengatakan pengalihan arus lalulintas akan dilakukan sementara saat upacara atau siat tipat bantal itu dilaksanakan. Bahkan pihaknya sendiri jajaran lantas maupun dinas perhubungan Badung sudah merancang pengalihan arus lalulintas.
Untuk kendaraan dari Gilimanuk/Singaraja menuju Denpasar, diharapkan melewati Pasar Tegeh ke arah timur, lalu belok ke TL. Anggungan ke selatan, dan terus ke Lukluk.
Sementara Kendaraan dari Denpasar atau timur menuju Gilimanuk/Singaraja disarankan untuk melewati Simpang Muncan ke arah barat, kemudian ke kanan menuju Jalan Pura Sada, dan ke kiri menuju Jalan Raya Beringkit.
"Kami mengimbau kepada semua pengguna jalan untuk menghindari melintas di Jalan Raya Kapal mulai pukul 15.00 WITA hingga 18.00 WITA pada tanggal 29 September 2023," jelasnya
Kendaraan tipe R6 atau lebih besar, serta bus yang menuju Denpasar, diharapkan untuk parkir sementara di Terminal Mengwi.
Sementara itu, kendaraan yang menuju Gilimanuk/Singaraja dapat parkir sementara di Pasar Batukandik, Denpasar.
Untuk diketahui upacara siat tipat bantal, atau Aci Rah Pengangon, bukan hanya ungkapan terima kasih kepada Sang Hyang Widi Wasa, tetapi juga doa untuk keselamatan dan kesejahteraan alam dan manusia.
Tradisi ini adalah simbol kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat Desa Adat Kapal.
Tradisi yang sudah menjadi turun temurun itu dilaksanakan di areal depan Pura Desa lan Puseh Kapal tepatnya di Jalan Raya Kapal, Mengwi Badung.
Persiapan dalam pelaksanaan tradisi itu pun, sudah dilakukan krama atau masyarakat setempat dari pagi hari.
Pertama warga akan menghaturkan Tipat Bantal di Pura Desa lan Puseh Kapal. Setelah itu dilakukan ritual hingga pada pukul 15.00 wita siat Tipat Bantal atau Upacara Aci Tabuh Rah Pengangon dilaksanakan. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.