Bali United
Merasa Dirugikan, Teco dan Bali United Minta PT LIB Tak Plin-Plan Soal Perubahan Jadwal Liga 1
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra meradang, meminta operator liga PT. Liga Indonesia Baru (LIB) berlaku adil terhadap seluruh klub peserta Liga 1.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
Istimewa
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra atau akrab disapa Teco saat konferensi perss jelang laga Bali United vs Barito Putera di pekan ke-10 Liga 1 2023/2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Minggu 27 Agustus 2023.
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra meradang, meminta operator liga PT. Liga Indonesia Baru (LIB) berlaku adil terhadap seluruh klub peserta Liga 1.
Sebelumnya, Bali United melalui manajemen pernah mengajukan permohonan re-schedule jadwal laga tandang melawan PSS Sleman 3 November 2023 lalu, pasalnya Bali United juga harus mematangkan persiapan untuk berlaga di kancah Asia Piala AFC di Bali pada 8 November 2023.
Kala itu permohonan manajemen Bali United ditolak oleh PT. LIB yang enggan merubah jadwal demi kematangan persiapan Bali United yang berlaga di dua kompetisi domestik Liga 1 dan Asia AFC Cup. Tampaknya Teco benar-benar PT. LIB mendengar hal ini.
"Kami harus bicara, dulu kami minta sama operator kompetisi buat kami bisa mundur mungkin satu pertandingan dari Sleman, waktu itu kami benar-benar mau fokus lawan Mariners di AFC Cup, kami kirim surat ke sana, mereka balas tidak boleh ada perubahan jadwal kompetisi, tidak boleh ada perubahan sama sekali," ujar Teco.
Baca juga: Bursa Transfer Liga 1: Ze Valente Tak Jadi ke Persija Jakarta, Persik Kediri Bakal Minati?
Lalu, mau tidak mau, Bali United harus menjalankan agenda padat di dua kompetisi tersebut.
Yang membuat Teco dan Bali United tidak terima karena PT.LIB yang sebelumnya enggan merubah jadwal kompetisi, malah memajukan jadwal Madura United melawan Bali United dari tanggal 24 menjadi tanggal 23 November.
"Saat itu. kami terima tidak ada masalah kami main lawan Sleman, lawan mariners, tapi sekarang ada perubahan di jadwal, kami lawan Madura Seharusnya main tanggal 24 tapi dari jadwal baru mereka bikin sekarang main tanggal 23," ujarnya.
Diprediksi akan Hilang Banyak Amunisi saat Lawan Madura United
Bukan tanpa alasan Teco melancarkan protes ini, pelatih asal Brasil ini pasang badan karena tak ingin kehilangan poin di putaran kedua ini.
Sebab jika jadwal melawan Madura maju tanggal 23 maka Bali United terancam kehilangan banyak amunisi.
Terutama amunisi asing, 3 pemain diprediksi tidak bisa memperkuuat Bali United karena memperkuat Timnas mereka masing - masing, seperti Elias dolah memperkuat Thailand, Mohammed Rashid di Palestina dan Privat Mbarga di Kamboja.
Belum lagi sejumlah punggawa Bali United juga dilanda cedera seperti Made Tito Wiratama dan Sidik Saimima.
"Ini situasi kurang bagus buat tim, kami punya 2-3 pemain asing harus main sama Timnas mereka, main jauh, waktu tanggal 23 mereka tidak bisa balik ke tim Bali United, tidak bisa main lawan Madura," tuturnya.
Baca juga: Jelang Lawan Bornoe FC, Teco Ungkap Manajemen Bali United Sempat Ingin Pertahankan Nadeo & Lilipaly
Teco berharap PT. LIB selaku operator Liga terketuk hatinya untuk mengembalikan jadwal seperti semula.
"Menurut saya seharusnya tetap main sesuai jadwal sebelumnya tanggal 24, mudah-mudahan bisa dan perubahan lagi dari operator kompetisi, pemain kami yang membela Timnas ada Rashid sama Dolah, bisa juga Privat," ujarnya.
Upaya pun dilakukan manajemen Bali United melalui surat resmi kepada PT.LIB. Hal ini semata-mata dilakukan agar Bali United tidak mengalami kerugian , sebab saat Bali United memohon perubahan jadwal demi mentas di AFC Cup tidak digubris, justru Madura United yang hanya mentas di satu kompetisi justru dibuatkan perubahan jadwal.
"Ada surat resmi, kami sudah kirim surat ke operator, kami sekarang cuma tunggu mereka balas kami, mudah-mudahan mereka tidak berubah, harus main yang 24 seperti kami terima sebelum waktu kami mintaa ada perubahan mereka bilang tidak boleh, kami terima," ujar dia.
"Kami jalan pertandingan, sekarang mereka yang berubah kami tidak mau rugi di Liga, kompetisi semua tahu poin semua sangat dekat di kompetisi, kami lawan Madura, Madura juga tim papan atas di sana. Kami juga punya banyak pemain cedera tahun ini, kami benar-benar mau lebih komplit waktu main di sana, saya pikir cuma harus fair harus jadwal yang sama mudah-mudahan operator bisa lihat ini," pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pelatih-Bali-United-Stefano-Cugurra-313.jpg)