Pohon Tumbang di Tabanan
Memasuki Musim Penghujan, Dua Pohon Tumbang Di Tabanan
Dua pohon tumbang memasuki musim penghujan di Tabanan. Setelah musim kemarau panjang
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dua pohon tumbang memasuki musim penghujan di Tabanan. Setelah musim kemarau panjang, akhirnya di Tabanan hujan turun dengan derasnya.
Namun, seiring dengan itu bencana pohon tumbang tidak dapat dielakkan.
Kejadian pertama pada Rabu 15 November 2023 ini sekitar pukul 08.30 WITA, satu buah pohon kelapa roboh di jalan utama menuju Setra di banjar Gerogak Gede, desa Bongan, Tabanan tumbang.
Kemudian pohon tumbang jenis pohon cemcem, sekitar pukul 11.30 WITA, tepat di Jalan Celagi Tabanan.
Atas kejadian itu, petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tabanan pun segera merespons laporan tersebut. Pada pukul 09.20 WITA, regu 1 sudah mempersiapkan alat dan tiba di lokasi kejadian.
Tindakan sigap dilakukan untuk membersihkan pohon kelapa yang menghalangi jalan menuju Setra Grogak Gede, Tabanan.
Kemudian untuk di Jalan Celagi, kembali TRC regu 1 mempersiapkan alat dan menuju lokasi guna melakukan penanganan.
Pembersihan pohon Cemcem yang menghalangi jalan celagi Tabanan dilakukan pemangkasan dan pembersihan. Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan kerugian materi maupun korban jiwa.

Kepala BPBD Kabupaten Tabanan Nyoman Srinadha Giri menyatakan, atas dua kejadian itu pihaknya sudah menangani.
Baca juga: ASN Harus Netral Saat Pemilu, Tak Boleh Ikut Kampanye
Dan memang sebelumnya imbauan demi imbauan dilakukan untuk antisipasi pohon tumbang.
Maka dari itu juga, pentingnya kewaspadaan masyarakat terutama saat musim hujan.
“Ya sudah kami tangani yang dua pohon tumbang. Dan memang ini harus menjadi kewaspadaan bersama,” ucapnya Rabu 15 November 2023.
Giri menjelaskan, bahwa perbasan pohon perindang khususnya di jalur padat kendaraan juga sudah dilakukan bekerjasama dengan DLH, termasuk juga surat edaran untuk meningkatkan kewaspadaan juga sudah disebar ke kecamatan untuk dilanjutkan ke masing-masing desa.
Dan soal bencana alam, memang bisa saja terjadi kapan saja.
Maka dari itu, BPBD Tabanan sudah siap melakukan penanganan.
Termasuk sejumlah sarana prasarana pendukung penanganan bencana juga sudah dipersiapkan sejak awal.
“Alat sudah kami service dan memang membutuhkan pemeliharaan agar siap dimanfaatkan jika nantinya diperlukan, intinya tetap kesiapsiagaan harus disiapkan selalu," bebernya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.