Piala Asia 2023
Pengamat Ini Minta PSSI Pecat Shin Tae-yong Jika Timnas Indonesia Gagal di Piala Asia, Ini Sebabnya
Di tengah persiapan Timnas Indonesia fokus menghadapi Piala Asia 2023, masa depan sang juru racik Skuad Garuda Shin Tae-yong kembali memanas.
TRIBUN-BALI.COM – Di tengah persiapan Timnas Indonesia fokus menghadapi Piala Asia 2023, masa depan sang juru racik Skuad Garuda Shin Tae-yong kembali memanas.
Ya, masa depan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia kini tengah jadi sorotan luas publik pengemar sepak bola di Tanah Air.
Shin Tae-yong disebut-sebut sudah pantas untuk diakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia apabila gagal total di Piala Asia 2023.
Baca juga: 4 Pemain Aboard Timnas Indonesia Belum Tiba Ikuti TC di Turki, Asisteen Pelatih STY Ungkap Alasannya
Kritik dan opini pedas itu dilontarkan oleh pengamat sepak bola nasional, Tommy Welly atau karib disapa Bung Towel.
Untuk diketahui, Timnas Indonesia di ajang Piala Asia 2023 ditargetkan bisa lolos ke babak 16 besar.
Oleh karena itu, Timnas Indonesia saat ini tengah fokus untuk menggelar TC di Turki menghadapi event sepak bola bergengsi empat tahunan bangsa-bangsa di Asia itu.
Timnas Indonesia masuk ke dalam grup D yang diketahui dihuni oleh tim-tim kuat seperti Jepang, Irak, dan Vietnam.
Tiga lawan Timnas Indonesia di atas bukanlah lawan sembarangan bagi skuad Shin Tae-yong.
Menghadapi persaingan yang tak mudah itu, Shin Tae-yong pun kini menggembleng para pemain untuk TC di Turki hingga 6 Januari 2024.
Skuad Garuda juga akan menggelar pertandingan uji coba melawan Libya sebelum melawan Iran dalam laga bertajuk persahatan.
Timnas Indonesia memang dipersiapkan dengan maksimal karena Marc Klok akan menjalani perjuangan pertama di Piala Asia 2023 dengan melawan Irak pada 15 Januari 2024.
Irak bukan lawan yang baru untuk timnas Indonesia, sebab mereka telah bertemu di Kualifikasi PIala Dunia 2026 zona Asia pada November lalu.
Dalam laga tersebut tim asuhan Shin Tae-yong memang dipaksa mengakui keunggulan Irak.
Bahkan timnas Indonesia bisa dibilang tak berkutik dalam laga tersebut.
Hal ini karena, skuad Garuda kalah 1-5 dari Irak.
Baca juga: Bek Middlesbrough hingga Chelsea Beri Dukungan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Ini Kata Mereka
Melihat hasil ini tak sedikit pihak yang meragukan Shin Tae-yong untuk bisa mewujdukan target PSSI.
Tommy Welly bahkan menilai Shin Tae-yong bakal kesulitan menghadapi Irak dan dua lawan lainnya.
Tentu saja ini karena timnas Indonesia yang dibayangi dua hasil minor dalam dua laga terakhir di Kualifikaasi Piala Dunia 2026 zona Asia lalu.
Dalam ajang itu, timnas Indonesia tak hanya menelan kekalahan dari Irak saja.
Namun, mereka juga meraihh hasil imbang dari Filipina dalam laga yang berlangsung November lalu.
Situasi ini membuat pengamat yang akrab disapa Bung Towel itu pun meragukan Shin Tae-yong.
Walaupun pelatih asal Korea Selatan tersebut telah mengatakan level timnas Indonesia memang bukan lagi di Asia Tenggara tetapi di Asia.
Akan tetapi, hasil buruk dalam dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini membuat menjadi catatan tak bagus.
Mantan pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu bahkan diragukan bisa mewujudkan target yang diberikan PSSI yakni lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023.
Ini karena lawan yang dihadapi timnas Indonesia lebih sulit seperti Jepang yang menjadi salah satu tim andalan atau digadang-gadang sebagai kandidat juara.
Baca juga: Didominasi Pemain Muda, Namun Berikut Daftar Pemain Tertua Timnas Indonesia yang TC di Turki
“Menurut saya sih berat apalagi melihat performa terakhir melawan Irak kalah 1-5 di Basra dan main imbang 1-1 melawan Filipina ya berat,” ujar Towel kepada awak media termasuk BolaSport.com, beberapa waktu lalu.
Melihat lawan yang berat dan Shin diragukan bisa membawa tim lolos ke babak 16 besar.
Towel memberi saran kepada PSSI apabila pelatih berusia 53 tahun itu tak bisa memenuhi target yang diberikan.
Menurutnya PSSI tak perlu menunggu waktu lagi, karena semua kebutuhan telah diberikan dengan maksimal untuk membawa timnas Indonesia lebih berprestasi.
Untuk itu, apabila memang gagal, lebih baik PSSI bertindak tegas terhadap Shin.
“Dia (Shin Taee-yong) sudah mengatakan kita level Asia tetapi kalah 1-5 dari Irak lalu seandainya di Piala Asia kalau gagal dan tidak memperlihatkan penampilan yang sesuai saat lawan Irak, Vietnam, dan Jepang PSSI tunggu apa lagi, tidak usah buang waktu,” kata Towel.
“Waktu sudah diberikan, kelengkapan sudah diberikan fasilitas sudah diberikan naturalisasi sudah diberikan, PSSI harus melakukan evaluasi, review dan ambil keputusan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Towel juga menekankan agar PSSI tak takut dengan kritikan yang diberikan oleh netizen.
Menurutnya terkait hasil apapun yang diberikan Shin tae-yong nantinya bisa menjadi tolak ukur untuk masa depan timnas Indonesia ke depannya.
Oleh karena itu, PSSI memang harus bertindak tegas dan mempertimbangkan dengan baik hasil dari Shin nantinya.
Apalagi untuk mempersiapakan Piala Asia 2023 ini, PSSI telah melakukan persiapan dengan maksimal.
“Itu yang tidak sehat (kalau takut sama fans),” tegas Towel.
“PSSI sebagai federasi kalau pertimbanagannya bukan sepak bola tetapi pertimbangan netizen itu itu tak benar pertimbanganya.”
“Seharusnya sepak bola tolak ukurnya ya harus dari sepak bola jangan netizen,” kata Towel.
“Dirteknya (Direktur Teknik-nya) bukan netizen, Dirtek-nya harus yang paham sepak bola,” tuturnya.
Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul PSSI Disarankan Tak Perlu Buang-buang Waktu Jika Shin Tae-yong Gagal Penuhi Target Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
Presiden Jokowi Beri Semangat Timnas Indonesia U23, 'Rebutlah Tiket Olimpiade Paris 2024' |
![]() |
---|
3 Fakta Kegagalan Timnas Indonesia di Semifinal Piala Asia U23 2024, Termasuk Gol yang Offside |
![]() |
---|
Jadwal Perebutan Juara 3 Piala Asia U23 2024, Timnas Indonesia Vs Irak, PSSI Mohon Doa dan Dukungan |
![]() |
---|
Polda Bali Riuh Sebelum Gol Bripda Ferrari Dianulir, Kabid Humas Ajak Terus Dukung Timnas U23 |
![]() |
---|
Timnas Indonesia ‘Digembosi’ VAR: Kalah 0-2 dari Uzbekistan, Gol Ferrari Dianulir, Rizky Diusir |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.