HUT PDIP

Pidato Megawati di HUT PDIP ke-57: Minta Perkuat Kedekatan dengan Rakyat, Sebut Hukum Dipermainkan

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputra memberikan pidatonya di HUT PDIP ke-51 Tahun pada Rabu 10 Januari 2024.

Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
YouTube PDI Perjuangan
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri saat berpidato dalam HUT ke-51 PDIP yang digelar di Sekolah Partai di Lenteng Agung, Jakarta pada Kamis (10/1/2024). Megawati mengungkapkan saat ini hukum sudah dipermainkan dan kekuasaan telah dijalankan dengan seenaknya sendiri. 

Pidato Megawati di HUT PDIP ke-57: Minta Perkuat Kedekatan dengan Rakyat, Sebut Hukum Dipermainkan

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputra memberikan pidatonya di HUT PDIP ke-51 Tahun pada Rabu 10 Januari 2024.

Megawati pun mengajak para kadernya untuk memperkuat kedekatan dengan rakyat serta memandang rakyat sebagai inti kekuatan partai.

Selain itu, ia pun mengatakan jika PDIP sebesar ini lantaran kekuatan rakyat bukan presiden ataupun meteri sekalipun.

"Perkuatlah akar rumput. Sebab, itulah kekuatan riil kita. Camkan hal ini sebagai sebuah napas kontemplasi kita. 51 tahun kita bisa jadi begini bukan karena elite, bukan karena presiden, bukan karena menteri, tapi karena rakyat yang mendukung kita," kata Megawati dalam pidato politiknya di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu 10 Januari 2024.

Selain itu, ia pun mengungkpakan alasan dirinya sering menyebut akar rumpur dalam setiap pidato politiknya.

Baca juga: Pesan Megawati untuk Rakyat Indonesia Soal Memilih Pemimpin, Cermati Rekam Jejak, Moral dan Etikanya

Mantan Presiden RI ke-5 itu pun menyebut jika akar rumput diumpamakan rakat.

Hal itu menurutnya memiliki filosofi tersendiri sehingga Megawati memiliki istilah sendiri untuk penyebutan rakyat.

"Rumput memiliki daya survival yang tinggi, sehingga meskipun dibakar, dipotong, dimatikan, dicabut, tetap akan selalu tumbuh. Karena akarnya selalu siap untuk tumbuh kembali. Tolong ingat! Itulah rakyat," pesan Presiden kelima RI ini dikutip dari Kompas.com.

Lebih jauh, Megawati juga menilai bahwa rakyat sama seperti rumput yang tidak pernah menyerah dan dapat tumbuh di mana pun berada.

Rumput, sebut Megawati, mampu tumbuh di gunung, tanah gersang, bahkan di laut.

"Jangan lupa, di laut ada rumput laut," tutur dia.

Oleh karena itu, dia mengingatkan semua kader tetap memperkokoh jalinan dengan rakyat.

Ia meminta semua kader solid bergerak bersama rakyat.

"Karena itulah betapa pentingnya turun ke bawah, ke akar rumput, ke rakyat," pesan Megawati lagi.

Sebut Hukum Dipermainkan

Pada suatu momen, tampak Megawai menaikan nada bicaranya seolah marah dengan menyebut jika hukum di rezim ini sudah tidak tegak.

Selain itu, ia menyebut ketikan kekuasan dilakukan dengan melanggar aturan.

Baca juga: Jokowi Ngaku Tak Dapat Undangan Perayaan Ulangtahun PDIP, Hubungan Kian Retak?

“Sekarang, hukum itu dipermainkan. Bahwa kekuasaan itu bisa dijalankan semau-maunya saja. No, no, and no!” tegasnya dikutip Tribun-Bali.com dari Tribunnews.com pada Rabu 10 Januari 2024.

Lebih lanjut, Megawati membicarakan soal Pemilu 2024 yang menurutnya harus dilaksanakan dengan menjunjung tinggi moral dan etika.

Megawati Soekarnoputri hadir di Prime Plaza Hotel pada 22 November 2023. Tampak didampingi Giri Prasta dan Wayan Koster.
Megawati Soekarnoputri hadir di Prime Plaza Hotel pada 22 November 2023. Tampak didampingi Giri Prasta dan Wayan Koster. (Tribun Bali/ Ida Bagus Putu Mahendra)

“Pemilu bukanlah elite politik untuk melanggengkan kekuasaan dengan segala cara. Di dalam Pemilu, ada moral dan etika yang harus dijunjung tinggi,” katanya.

(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved