Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kalender Bali

Kalender Bali: Baik Buruknya Hari 13 Januari 2024, Baik untuk Upacara Penyucian Diri

Sabtu 13 Januari 2024 merupakan Jumat Wage Kulantir menurut kalender Bali.

Dok. Tribun Bali
Ilustrasi melukat dan sembahyang - Kalender Bali: Baik Buruknya Hari 13 Januari 2024, Baik untuk Upacara Penyucian Diri 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sabtu 13 Januari 2024 merupakan Jumat Wage Kulantir menurut kalender Bali.


Di mana menurut kepercayaan masyarakat Bali, setiap hari memiliki baik dan buruk atau ala ayuning dewasa.


Hal ini karena dipengaruhi oleh beberapa hal, termasuk kala saat hari tersebut.

Baca juga: Lahir Sabtu Wage Kulantir, Umur Capai 78 Tahun, Bagaimana Nasibnya?


Oleh karenanya, setiap akan melaksanakan kegiatan tertentu mulai dari yadnya dan segala jenis pembangunan perlu memperhatikan ala ayuning dewasa.


Karena dipercaya, jika melakukan sesuatu tanpa didasari oleh dewasa akan mengganggu kehidupan, terjadi hal yang buruk, atau bahkan ada yang percaya akan menjadi penyebab kematian.


Untuk Sabtu 13 Januari 2024, inilah ala ayuning dewasa menurut kalender Bali.

Baca juga: Rabu Kliwon Sinta, Baik Buruknya Hari Ini 20 Desember 2023, Mengandung Pengaruh Buas


Amerta Papageran, tidak baik untuk melakukan dewasa ayu karena mengandung pengaruh sakit-sakitan. 


Babi Turun, baik untuk memasang sesirep. 


Banyu Urug, baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur. 


Dina Mandi, baik untuk upacara penyucian diri, memberikan petuah-petuah, membuat jimat. 

Baca juga: Kajeng Kliwon Pamelastali atau Watugunung Runtuh, Ini Persembahan dan Tempat yang Dihaturkan


Kala Bangkung, Kala Nanggung, tidak baik untuk mulai memelihara ternak. 


Kala Buingrau, baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah. 


Kala Ingsor, mengandung sifat/tanda-tanda mengecewakan.


Kala Rau, baik untuk meramu obat-obatan, sadek, membuat senjata, upas (penjaga). Tidak baik untuk membangun rumah, mengatapi rumah akibatnya akan terbakar, batasi berbicara yang dapat menimbulkan kekeliruan, mengawinkan orang. 


Kala Upa, baik untuk memulai mengambil/memelihara ternak (wewalungan).


Lebur Awu, tidak baik melakukan upacara wiwaha/pernikahan, pertemuan, membangun rumah, mengatapi rumah. Baik untuk membangun irigasi. 


Semut Sedulur, baik untuk gotong-royong, kerja bakti, memulai kampanye, membentuk perkumpulan. Tidak baik mengubur atau membakar mayat. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved