Pria Tewas di Sempidi Badung
UPDATE Kasus Pembacokan di Sempidi, Ternyata Korban Ditemukan Meninggal Jauh dari TKP Pengeroyokan
Update kasus pembacokan di Sempidi, Badung, ternyata korban ditemukan meninggal jauh dari TKP Pengeroyokan, polisi masih cek CCTV.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Hingga saat ini aparat kepolisian Polres Badung belum mendapat titik terang terkait kasus pengeroyokan dan pembacokan yang menyebabkan tewasnya Adhi Putra Krismawan (23) asal Jalan Pulau Sumatra Widyasari Gg. VIII C, RT, Kampung Baru, Buleleng, Bali.
Bahkan dari pengamatan Tribun Bali di lokasi pada Rabu 17 Januari 2024, ternyata korban ditemukam jauh dari TKP pengeroyokan yang dilakukan.
Terlihat pada video yang beredar Adhi Putra Krismawan dihajar dekat dengan tikungan, dengan posisi motornya dekat dengan tiang listrik.
Namun usai kejadian mayat korban ditemukan di depan Koperasi Konsumen Sedana Giri Ayung, Jalan Raya Sempidi - Dalung, Banjar Uma Gunung, Kelurahan Sempidi, Mengwi, Badung, Bali.
Mengenai kasus tersebut aparat kepolisian tengah melakukan pengecekan CCTV di lokasi termasuk juga CCTV di Trafic Light Simpang Kwanji Dalung.
Mengingat sekelompok pelaku yang menggendarai kendaraan roda dua pergi ke arah barat.
Salah satu staf di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Badung mengaku ada beberapa aparat kepolisian yang mengecek CCTV.
Hanya saja pihaknya tidak mengetahui CCTV yang mana yang diperiksa.
"Ada kok aparat kepolisian mengecek CCTV kita. Apa terkait kasus di Sempidi atau di Cemagi kami kurang tau," ucap salah satu staf yang tidak mau disebutkan namanya.
Baca juga: Ini Penyebab Kematian Korban Pembacokan di Sempidi, Keluarga Harap Pelaku Dapat Hukuman Setimpal
Pihaknya mengaku saat ini CCTV di simpang jalan atau trafic Light yang adi Badung tidak ada masalah.
Namun pihaknya tidak mengetahui apa masih bisa tertangkap camera plat nomor jika sepeda motornya ngebut.
"Yang jelas kondisi CCTV kami di kominfo tidak ada masalah," imbuhnya.
Sementara sampai saat ini Kasat Reskrim AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura belum bisa dihubungi terkait update kasus tersebut.
Namun informasi terakhir pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan.
"Kalau ada informasi updatenya pasti kami sampaikan nanti," ucapnya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.