Berita Karangasem
Terminal Subagan Sementara Dialihkan Jadi Pasar
Terminal Subagan, Kelurahan Subagan, Kec. Karangasem untuk sementara dialihkan jadi pasar.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Fenty Lilian Ariani
AMLAPURA, TRIBUN-BALI.COM - Terminal Subagan, Kelurahan Subagan, Kec. Karangasem untuk sementara dialihkan jadi pasar.
Lahan bagian bawah dijadikan senggol, sedangkan bagian atas dijadikan pasar sayur serta buah.
Alih fungsi dilakukan dikarenakan sepinya angkutan dan kendaraan yang masuk Terminal Subagan.
Wayan Juniarta, seorang pengunjung, mengungkapkan, terminal subagan dialihkan jadi pasar sayuran dan buahan dari tahun 2021 lalu.
Pemicunya karena tak ada angkutan antar kota serta desa yang masuk ke terminal.
Rata - rata angkutan menunggu penumpang di terminal bayangan di Perempatan Subagan.
"Dari dulu dijadikan pasar. Pedagang yang jualan di Terminal dari beberapa Kab. Klungkung, Bangli, dan sekitar Karangasem. Mereka dagang buah, sayur, dan bunga,"ungkap Juniarta, Rabu (7/2/2024).
Pedagang yang jualan sekitar terminal biasanya membawa pick up & sepeda motor. Biasanya jualan pukul 12.00 - 16.00.
Pedagang berjualan karena kondisi terminal sepi. Tak ada penumpang serta angkutannya.
Baca juga: Warga Kurang Mampu Dibantu Beras Gratis Saat Harga Mahal
Terminal dibangun sekitar Thn. 2010. Anggaran belasan milliar. Sumber dana APBN serta daerah.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kab. Karangasem, Tjokorda Surya Darma, mengatakan, alih fungsi terminal jadi pasar bersifat sementara.
"Sifatnya sementara. Terminal ini sering dijadikan tempat membongkar dagangan. Seperti sayuran dan buah - buahan. Angkutan masuk sepi,"ungkap Cok Agung, sapaan akrabnya.
Selain itu juga untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kab. Karangasem.
Ketimbang tidak berfungsi, mendingan dialihkan untuk tingkatkan PAD.
Masyarakat juga antusias dengan kondisi ini. Pedagang yang berjualan sebagian besar dari Pasar Amlapura, Kelurahan / Kecamatan Karangasem.
Untuk diketahui, Terminal Subagan sepi dari beberapa tahun yang lalu dikarenakan menjamurnya kendaraan roda dua.
Sehingga angkutan antara desa dan kota sepi.
Penyebab lain karena kondisi memprihatinkan. Hanya beberapa kendaraan antar kota serta desa yang masuk. Kendaraan banyak di terminal bayangan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kondisi-Terminal-Subagan-Kelurahan-Subagan-Kecamatan-Karangasem.jpg)