Berita Karangasem
Puluhan KK Darma Winangun Kena Banjir Bandang
Hujan yang menguyur Kab. Karangasem, Sabtu (10/2/2024) malam, mengakibatkan banjir di Br. Darma Winangun, Desa Tianyar
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Fenty Lilian Ariani
AMLAPURA, TRIBUN-BALI.COM - Hujan yang menguyur Kab. Karangasem, Sabtu (10/2/2024) malam, mengakibatkan banjir di Br. Darma Winangun, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Karangasem.
Air campur lumpur berasal dari Sungai Menala. Banjirnya merendam rumah, balai banjar, dan sepeda motor milik warga.
Kepala Br. Dinas Darma Winangun, I Nyoman Oka, mengaku, banjir terjadi malam.
Masyarakat yang terdampak hampir puluhan KK. Air yang bercampur lumpur masuk kedalam rumah serta pekarangan penduduk.
Enam unit sepada motor tertimbun. Untungnya sepeda motor dievakuasi warga secara bergotong royong.
"Air dan lumpur juga masuk ke Balai Banjar. Kita belum bisa bersihkan karena lumpurnya lumayan tebal. Makanya kita serta warga sekitar belum bisa mengevakuasi,"ungkap Nyoman Oka, Minggu (11/ 2/ 2024) siang hari.
Warga yang terdampak banjir untuk sementara mengungsi ke rumah saudaranya.
Material yang masuk ke dalam rumah & pekarangan dibersihkan bertahap.
Baca juga: Warga Desa Munggu Mengwi Geger Temukan Mayat di Selokan Warung Baroc
Sedangkan sepeda motor yang tertimbun sudah di evakuasi warga bergotong - royong. Balai banjar belum dibersihkan karena lumpurnya cukup tebal.
Ditambahkan, banjir bandang terjadi dikarenakan luapan air Sungai Manala di Br. Dinas Darma Winangun. Badan sungai sudah rata dengan tanah pekarangan warga dikarenakan banyak endapan pasir, bebatuan, dan material lain."Tiap turun hujan pasti air dan lumpur meluap ke pemukiman,"ungkap Oka.
Warga berharap, Pemerintah Daerah (Pemda) Karangasem segera melaksanakan normalisasi Sungai Menala.
Mengingat kejadian banjir hampir rutin terjadi tiap turun hujan dari hulu.
"Saya sempat berkomunikasi terkait ini. Warga berharap pemerintah segera melaksanakan normalisasi sungai,"harap
Kepala BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengatakan, petugas sudah gelar asesmen ke lokasi kejadian. Pihaknya belum bisa pastikan kerugian yang diakibatkan banjir.
"Warga yang terdampak lumayan banyak. Tapi nggak ada korban jiwa dan luka. Air dan lumpur masuk ke rumah,"kata IB Arimbawa.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.