Liga 1
Thomas Doll Pamit dari Persija Jakarta, Ondrej Kudela Berpotensi Ikuti Langkah, Hadapi 2 Masalah
Usai kepergian Thomas Doll sebagai pelatih Persija Jakarta di Liga 1 Indonesia, beberapa pemain asing dikabarkan akan mengikuti langkah pelatih ini
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Usai kepergian Thomas Doll sebagai pelatih Persija Jakarta di Liga 1 Indonesia, beberapa pemain asing dikabarkan akan mengikuti langkah pelatih asal Jerman ini.
Kepergian Thomas Doll dikabarkan akan membawa aura yang negatif terutama untuk masa depan dari beberapa pemain yang didatangkan saat Thomas Doll jadi pelatih kepala Persija Jakarta.
Salah satu pemain yang sedang jadi perbincangan adalah Ondrej Kudela yang notabene adalah pemain yang datang karena pengaruh dari Thomas Doll.
Bek berpengalaman asal Eropa itu didatangkan oleh Persija Jakarta pada masa Thomas Doll dan telah dua musim berseragam Oranye.
Baca juga: Gerbong Pemain Asing Persija Jakarta Kans Hengkang, 2 Pemain Ini Berpeluang Susul Thomas Doll
Penampilan apiknya di Liga 1 acap kali menjadi andalan bagi lini pertahanan Persija Jakarta.
Meskipun bek, pemain yang akrab dipanggil Kudy itu telah mencatatkan 5 gol, 4 asis, dari 58 laga yang dilakoni di Persija Jakarta.
Tetapi faktor usia yang kini telah memasuki 37 tahun dan kontrak yang segera tuntas pada 30 Juni 2025 nanti berpeluang membuat Kudy angkat kaki.
Sementara, Persija Jakarta di bursa transfer Liga 1 2024 kini tengah dihubungkan dengan bek bertaji di depan gawang dari Barito Putera, Renan Alves.
Bila Ondrej Kudela memilih angkat kaki nanti, alhasil opsi menggaet Renan Alves dapat menjadi alternative setara bagi pertahanan Persija Jakarta.
Tak hanya Ondrej Kudela saja yang bisa angkat kaki dari Persija Jakarta di Liga 1 2024 mendatang.
Sosok striker asal Kroasia, yakni Marko Simic juga bisa hengkang seiring cabutnya Thomas Doll dari Persija Jakarta.
Baca juga: Eks Pelatih Bali United & Juru Selamat Arema FC Dirumorkan Jadi Pengganti Thomas Doll di Persija

Mengingat, Marko Simic merupakan satu dari sederet rekrutan Thomas Doll di Persija Jakarta.
Namun, kiprah keduanya bersama Persija Jakarta sempat tak berjalan mulus, di mana Marko Simic kerap mendapat hujatan dari para Jakmania akan performanya.
Akan tetapi, selama Liga 1 2023 berakhir, Marko Simic kini sukses mengumpulkan 11 gol dan satu assist dari 27 kali penampilan bersama Persija Jakarta.
Dengan usianya yang kini menginjak 36 tahun dan kontrak yang akan habis di 2025 kelak, tak menutup kemungkinan masa depan Marko Simic kini juga jadi sorotan.
Thomas Doll pada akhirnya menyatakan diri pamit pada Persija Jakarta dan hal itu dibeberkannya pada media Jerman bahwa dirinya sudah bukan menjadi bagian dari tim Ibu Kota.
Dalih kedekatan keluarga menjadikan faktor penyebab eks pelatih Borussia Dortmund itu kembali ke Jerman kendati masih memiliki satu tahun kontrak di Persija Jakarta.
Baca juga: Sinyal Perpisahan Thomas Doll & Persija Kian Dekat Gaet Pelatih Brasil Ini di Bursa Transfer Liga 1
“Pada akhirnya, semuanya tidak berjalan seperti yang kami bayangkan, tapi kami berpisah dengan baik,” ungkap Thomas Doll kepada media Jerman, Hamburger Morgenpost, 12 Juni 2024.
“Indonesia memang hebat, tapi saya sangat jauh dari keluarga saya,” kata Doll menambahkan.
“Jaraknya terlalu jauh dalam jangka panjang. Anda tidak bisa terbang ke sana sepanjang waktu dengan anak kecil seperti itu, kondisi iklimnya tidak semudah itu,”
“Dan saya ingin melihat anak-anak saya tumbuh besar juga,” sambungnya.
Kepergian Thomas Doll pada akhirnya menyebabkan Persija Jakarta harus segera menemukan pelatih baru untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2024/2025.
Sejumlah calon kandidat pelatih Persija Jakarta pun kini tengah ramai disorot fans di media sosial, seperti rumor pelatih dari Brasil, Sergio Farias.
Nama Sergio Farias kini mencuat setelah masa baktinya di Kazma SC bakal berakhir.
Hal ini bisa menjadi alternatif bagi Persija Jakarta yang sebelumnya pernah menggunakan jasanya meskipun hanya sebentar karena dihantam pandemi.
Sergio Farias sendiri pernah mengarsiteki Persija Jakarta kendati hanya dua pertandingan saja kala itu yang berujung satu kali kemenangan dan satu kali hasil imbang. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.