Pegawai APS Bali Mogok Kerja
Buntut Karyawan PT Angkasa Pura Support Mogok Kerja, DPRD Badung Akan Turun Tangan
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Badung angkat bicara mengenai permasalahan yang terjadi di PT Angkasa Pura Support.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Buntut Karyawan PT Angkasa Pura Support Mogok Kerja, DPRD Badung Akan Turun Tangan
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Badung angkat bicara mengenai permasalahan yang terjadi di PT Angkasa Pura Support.
Bahkan DPRD Badung akan memanggil pihak karyawan dan manajemen PT Angkasa Pura Support terkait masalah yang terjadi hingga berlarut-larut.
Ketua Sementara DPRD Badung, Putu Parwata menegaskan permasalahan itu harus terus dimediasi dengan etikad baik semua pihak, sampai masalah tuntas dan ada solusi.
Baca juga: AKSI Mogok Kerja Angkasa Pura Supports di Bandara Ngurah Rai Berlanjut! Malah Buka Lowongan di IG
Kedepankan musyawarah bersama harus dilakukan dan jangan kepentingan satu kelompok.
"Melihat kondisi ini, kami berharap masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik, tanpa adanya salah satu pihak yang merasa dirugikan," ujarnya Selasa 20 Agustus 2024.
Ia mendorong Disnaker Badung untuk kembali melakukan pertemuan dengan pihak terkait, agar ada solusi bersama antara karyawan dan pihak Angkasa Pura Support.
Baca juga: BREAKING NEWS: Ratusan Pekerja Angkasa Pura Support Bali Lakukan Aksi Mogok Kerja
"Kami sangat menyayangkan dan prihatin atas permasalahan yang terjadi antara pihak Angkasa Pura Support dengan karyawannya sendiri."
"Belum selesai masalah itu ditangani, pihak APS justru mengeluarkan informasi lowongan pekerjaan yang akan ditempatkan di Bandara Ngurah Rai," tegasnya.
Dia berharap melalui pertemuan kembali, ada solusi terbaik yang dapat diperoleh kedua belah pihak.
Hal-hal yang dapat memperkeruh suasana juga agar dapat diredam dan tidak berlarut-larut.
Baca juga: Ratusan Pekerja Bandara Ngurah Rai Bali dari Angkasa Pura Support Gelar Aksi Damai
"Saat ini kami memberikan ruang kepada disnaker untuk kembali melakukan mediasi dan musyawarah dengan kedua belah pihak. Sebab hal itu ranahnya masih internal terkait perselisihan tenaga kerja," ucapnya.
Namun jika hal itu belum juga menemukan titik temu yang baik, pihaknya mengaku akan turun langsung ikut menangani masalah tersebut.
"Saya berikan dulu kesempatan kepada dinas terkait untuk kembali memanggil pihak terkait. Tapi kalau tidak bisa, mau tidak mau kita akan turun tangan dan memanggil pihak terkait," lanjutnya.
Seperti diketahui, PT Angkasa Pura Support mengeluarkan lowongan pekerjaan (loker) untuk posisi Aviobridge dan Aviation Security dengan penempatan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Hal itu pun menjadi polemik karena serikat kerja PT Angkasa Pura Support sedang melakukan aksi mogok kerja.
Informasi tersebut dipublish pada story akun official instagram Angkasa Pura Support pada Senin, 19 Agustus 2024 malam. (*)
Berita lainnya di Angkasa Pura
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Ketua-Sementara-DPRD-Badung-Putu-Parwata-777.jpg)