Berita Nasional
Wayan Koster Ungkap Rencana Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri
Wayan Koster Ungkap Rencana Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pertemuan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri yang juga sebagai Ketua Umum DPP PDIP, dengan Presiden ke-8 RI terpilih, Prabowo Subianto, Ketua Umum DPP Gerindra dinilai akan jadi momentum baik dalam konteks perkembangan politik nasional.
Hal tersebut diungkapkan oleh, Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster.
“Saya mendengar, dan mendapat informasi bahwa memang sudah ada rencana pertemuan antara Ibu Megawati dengan Pak Prabowo,” jelas, Koster pada, Jumat 13 September 2024.
Baca juga: Desak Made Ditemukan di Jurang Gunung Abang Dalam 250 Meter, Soal Kondisi Tim SAR Belum Dipastikan
Lebih lanjutnya Koster mengatakan, pertemuan antara dua tokoh besar ini penting dalam rangka menjaga kepentingan nasional.
Ia berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan suasana politik yang lebih kondusif untuk masa depan bangsa.
"Tentu saja ini konteks ini kan pemimpin nasional kita. Ibu Mega adalah Presiden yang ke-5, Prabowo sekarang menjadi Presiden yang ke-8, dan saya kira melihat kepentingan nasional, beliau akan bertemu.
Baca juga: Ditanya Sosok Pelapor Nyoman Sukena di Kasus Landak Jawa di PN Denpasar, Klemeng Bersuara
Saya kira konteksnya pasti membicarakan bagaimana membangun bangsa dan negara Indonesia ini ke depan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pertemuan antara Megawati dan Prabowo bisa menjadi angin segar bagi politik nasional Indonesia. “Itu saya kira akan menjadi angin baru bagi perkembangan politik nasional supaya lebih kondusif, lebih cair yang sangat diperlukan untuk membangun Indonesia ke depan," bebernya.
Namun, ketika ditanya mengenai kapan pertemuan tersebut akan berlangsung, Koster mengaku belum mendapatkan informasi pasti. “Nah, kalau itu saya belum tahu karena ini kewenangan di pusat,” tutupnya.
| Harga Beras dan Minyak Goreng Naik Tajam, Daya Beli Masyarakat Melemah |
|
|---|
| ASTAGA! Polisi Diduga Rudapaksa Remaja Perempuan di Jambi, Hotman Paris Turun Tangan |
|
|---|
| Pedagang Pasar Tradisional Tertekan Biaya Plastik, Ngadiran: Masyarakat Belum Terbiasa |
|
|---|
| Tak Sedikit Warga Bekerja Sampingan Demi Bertahan Hidup, Literasi Keuangan Masih Kisaran 66 Persen |
|
|---|
| Enggan Tanggapi Komentar Tajam ke Menpar, Wamen Ni Luh Puspa: Tanya ke Ibu Menteri Saja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/selpie.jpg)