Kunci Jawaban
Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Kurikulum Merdeka Halaman 222, Lembar Aktivitas 9: Konflik Aceh-Portugis
Di bawah ini kunci jawaban IPS kelas 7 Kurikulum Merdeka halaman 222, kegiatan siswa Lembar Aktivitas 9 tentang konflik Aceh dan Portugis
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Apa kalian sudah siap? Di bawah ini kunci jawaban IPS kelas 7 Kurikulum Merdeka halaman 222, kegiatan siswa Lembar Aktivitas 9 tentang konflik Aceh dan Portugis.
Kali ini akan membahas soal pada Tema ke 04 yang berjudul Pemberdayaan Masyarakat pada kegiatan siswa Lembar Aktivitas 9 tentang sebab-sebab dan akibat dari konflik Aceh dan Portugis.
Kunci jawaban di bawah ini diharapkan bisa membantu siswa sebagai alternatif jawaban untuk menyelesaikan soal pada halaman 222 di buku siswa IPS kelas 7.
Berikut kunci jawaban dan pembahasan soal IPS Kelas 7 Kurikulum Merdeka halaman 222 sesuai dengan buku siswa IPS edisi tahun 2021.
Baca juga: Jawaban Soal IPS Kelas 8 Semester 2 Halaman 213 Kurikulum Merdeka, Lembar Aktivitas 27
Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 222 Kurikulum Merdeka
Lembar Aktivitas 9
Aktivitas Individu
Bagaimana sebab-sebab dan akibat dari konflik Aceh dan Portugis?
Jawaban:
Jawaban dapat bervariasi sesuai dengan kreativitas dan data masing-masing siswa, berikut alternatif jawaban yang dapat digunakan:
Konflik yang terjadi antara Aceh dan Portugis tentu memiliki sebab-sebab dan akibat yakni adanya keinginan Portugis untuk merebut Aceh.
Aceh ketika itu berkembang pesat setelah Portugis berhasil menguasai Malaka yang membuat para pedagang memindahkan jalur perdagangannya ke Aceh karena hal tersebut.
Sesampainya Portugis di Aceh terjadi perlawanan sampai muncul satu nama pahlawan perempuan yang sangat berjasa.
Baca juga: Jawaban Soal IPS Kelas 7 Semester 2 Halaman 147 Kurikulum Merdeka, Lembar Aktivitas 5
Perempuan tersebut ialah Keumalahayati. Ia membentuk pasukan yang dinamakan Bale Inong untuk mengusir penjajah yang datang ke Aceh.
Selain itu, Keumalahayati juga bersumpah untuk menjaga Aceh sampai mati dan hal tersebut dibuktikan dengan perjuangan yang terus dia lakukan untuk Aceh.
Keumalayahati kemudian gugur saat melawan Portugis dalam pertempuran di Teluk Krueng Raya.
Konflik Aceh dan Portugis
Konflik Aceh dan Portugis terjadi karena beberapa alasan, di antaranya:
Aceh ingin menguasai jalur perdagangan di Selat Malaka
Portugis ingin memonopoli perdagangan di Aceh
Portugis memblokade perdagangan Aceh
Portugis menangkap kapal-kapal Aceh
Portugis melarang orang-orang Aceh berlayar untuk berdagang melewati Laut Merah
Baca juga: Jawaban Soal IPS Kelas 7 Semester 2 Halaman 145 Kurikulum Merdeka, Lembar Aktivitas 3 4
Konflik ini berlangsung selama kurang lebih satu abad, dari awal abad ke-16 sampai tahun 1639. Perang Aceh-Portugis sangat brutal dan melibatkan banyak pertempuran.
Beberapa peristiwa penting dalam konflik Aceh dan Portugis, di antaranya:
Pada tahun 1523 dan 1524, Portugis mengirim pasukan untuk menyerang Aceh, tetapi gagal.
Pada tahun 1537, Kerajaan Aceh mengirim ekspedisi ke Malaka untuk menggempur kedudukan Portugis.
Pada tahun 1568, Aceh melancarkan serangan besar-besaran ke Malaka dengan bantuan dari Turki Utsmani, tetapi gagal.
Pada tahun 1629, Sultan Iskandar Muda menyerang Malaka dengan armada besar, tetapi juga gagal.
Pada akhirnya, VOC mengalahkan Portugis dan memaksa mereka meninggalkan Malaka pada tahun 1641.
Demikian kunci jawaban IPS kelas 7 Kurikulum Merdeka halaman 222, kegiatan siswa Lembar Aktivitas 9: sebab-sebab dan akibat dari konflik Aceh dan Portugis sesuai dengan buku siswa edisi tahun 2021.
Disclaimer
Kunci jawaban diatas bersifat alternatif jawaban sehingga para siswa bisa memberikan eksplorasi jawaban lain.
Kunci jawaban soal diatas bisa saja berbeda sesuai dengan pemahaman tenaga pengajar atau murid. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.