Kunci Jawaban

Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 37 38, Kurikulum Merdeka: Konsekuensi Seorang Beriman

Berikut kunci Jawaban dan pembahasan soal mapel PAI kelas 11 SMA halaman 37 39 Kurikulum Merdeka.

Kolase Kemdikbud
Cover Buku Pai Kelas 11 - Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 37 38, Kurikulum Merdeka: Konsekuensi Seorang Beriman 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berikut kunci Jawaban dan pembahasan soal mapel PAI kelas 11 SMA halaman 37 39 Kurikulum Merdeka.

Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 37

Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 39

Artikel ini akan memudahkanmu dalam mengerjakan soal-soal PAI.

Mengerjakan soal Pendidikan Agama Islam SMA tak sulit lagi dengan ulasan ini.

Baca juga: Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Halaman 34 38, Kurikulum Merdeka: Awal Revolusi Nasional Indonesia

Berikut kunci jawabannya yang berhasil dirangkum TribunBali.com dari berbagai sumber.

Pada bagian ini, membahas tentang materi menjawab soal tentang materi Memenuji Janji

Kunci Jawaban PAI Kelas 11

Simak kunci jawaban selengkapnya di sini.

Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 37 39

Soal Halaman 39

Memenuhi janji merupakan satu dari 63 cabang iman sesuai penjelasan dalam hadis berikut:

Memenuhi janji merupakan bukti berimannnya seseorang.

Dalam Bahasa Arab, padanan kata Janji adalah ‘aqad’.

Menurut bahasa, akad berarti perjanjian atau ikatan yang kuat.

Memenuhi janji merupakan kewajiban dan menjadi tanda beriman atau tidaknya seseorang.

Jika dikaitkan dengan makna bahasa, maka janji itu harus ditepati dan dipenuhi, karena akan diminta pertanggung jawabannya.

Faktor penting dalam keberhasilan dan kesuksesan seseorang adalah dengan memenuhi janjinya.

Orang yang tidak menepati janji, maka hidupnya sangat mengenaskan dan tidak dipercaya orang.

Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 39

Janji terbagi menjadi 2 bagian, yaitu:

1. Janji kepada Allah Swt

Semua manusia tak terkecuali pernah melakukan penjanjian kepada Allah Swt. Hal tersebut dijelaskan dalam Q.S. al-A’rāf/7: 172 yang artinya:

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, “Sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini.”

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 30 31 32, Kurikulum Merdeka: 3 Ciri dari Ulil Albab

Ayat ini dengan jelas menyampaikan bahwa setiap manusia saat berada di alam ruh/rahim sudah menyampaikan janji setia untuk bertauhid dan menjalani hidup di dunia yang didasari fitrah, karena fitrah itu sebenarnya jati diri manusia (pahami juga isi kandungan Q.S. ar-Rum/30: 30).

Misalnya saat kita melakukan kebaikan (amal shaleh), hati menjadi tenteram, sebaliknya setiap melakukan keburukan atau dosa, kebimbangan dan keresahan hati yang didapat. Itulah fitrah yang seharusnya memandu setiap langkah manusia dalam kehidupan sehari-hari.

2. Janji kepada sesama manusia

Janji kepada manusia adalah janji-janji yang sudah dibuat dan disepakati, baik sebagai pribadi maupun dengan lembaga atau pihak lain.

Melalui janji-janji inilah reputasi dan nama baik dipertaruhkan.

Sekali atau beberapa kali janji tidak ditepati, tanggung sendiri akibatnya.

Seperti paparan di muka, sulit sekali menumbuhkan kepercayaan, jika orang atau pihak lain sudah pernah dicederai atau dilukai, akibat janji yang tidak ditepati.

Hanya Islam menggariskan, bahwa tidak semua janji itu ditunaikan.

Janji yang dibuat di antara sesama manusia, seperti perdagangan, perniagaan, pernikahan dan sebagainya, silakan ditunaikan, asalkan tidak ada penjanjian yang bertentangan dengan syariat Islam. Seperti Sabda Rasulullah Saw.:

“Setiap syarat (ikatan janji) yang tidak sesuai dengan Kitabullah, menjadi batil, meskipun seratus macam syarat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). 

Soal Halaman 37

Bacalah dengan teliti wacana berikut ini!

1. Iman, Islam dan ihsan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Semuanya berjalan beriringan. Barangsiapa mengurangi atau memisahkan salah satunya, maka telah berkuranglah sebagian dari agamanya. Iman, Islam dan ihsan ini ada tingkatan-tingkatannya. Sebagai contoh orang yang imannya masih lemah, maka ia mengerjakan salat tapi tidak khusyu, tidak menjaga adab-adabnya dan masih sering mengerjakan maksiat. Sedangkan orang yang imannya sudah sampai pada level ihsan maka akan khusyu dalam salatnya, terjaga adabnya, menjalankan sunah-sunahnya dan salat tersebut membentenginya dari perbuatan maksiat.

2. Lalu bagaimana pendapat temen-temen semua dengan wacana di atas tersebut? Jelaskan bagaimana konsekuensi dari seseorang yang beriman!​

3. Presentasikan hasil diskusi kalian secara bergantian di dalam kelas!

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 25 26 27, Aktivitas: Penilaian Pengetahuan

Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 37

Konsekuensi seseorang yang beriman:

Bukanlah hal yang mudah bagi seseorang untuk beriman dan teguh dengan keimanannya.

Ini karena seseorang yang beriman harus membentengi diri dan menghindari hal-hal yang dilarang Allah SWT.

Di dunia ini tidak ada manusia sempurna yang suci dari dosa.

Manusia dikenal sebagai tempatnya salah dan khilaf.

Dengan begitu, untuk mencapai iman tahap ihsan, maka diperlukan kesadaran diri bahwa jika ingin menjadi pribadi yang beriman sepenuhnya, maka tidak cukup hanya dengan menjalankan ibadah saja.

Tetapi harus menyadari bahwa setiap perilakunya selalu diawasi oleh Allah SWT.

Kita harus bisa mengontrol dan selalu berusaha menjauhi kemaksiatan dan memperbanyak ibadah karena Allah.

Jika kita bisa menerapkan keimanan tahap ihsan, maka kita akan mendapat pahala yang besar dari-Nya dan hidup kita terasa aman dan tentram.

Allah menjanjikan surga bagi manusia yang beriman kepada-Nya, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Disclaimer: 

Itu dia kunci jawaban dan soal ulasan PAI kelas 11.

Pembahasan dan kunci jawaban ini hanya digunakan sebagai panduan belajar siswa.

Siswa diharapkan untuk mengerjakan soal terlebih dahulu secara mandiri,

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved