Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Halaman 59 60, BAB 1: Pergolakan Daerah

Berikut kunci Jawaban dan pembahasan soal mapel sejarah kelas 12 SMA halaman 59 60.

Tayang:
Editor: Ni Ketut Dewi Febrayani
Kemdikbud
Cover Buku Sejarah Kelas 12 - Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Halaman 59 60, BAB 1: Pergolakan Daerah 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berikut kunci Jawaban dan pembahasan soal mapel sejarah kelas 12 SMA halaman 59 60.

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Halaman 59

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Halaman 60

Artikel ini akan memudahkanmu dalam mengerjakan soal- soal sejarah.

Mengerjakan soal sejarah SMA tak sulit lagi dengan ulasan ini

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 54-58 Kurikulum Merdeka: Memenuhi Janji dan Mensyukuri Nikmat

Berikut kunci jawaban mapel sejarah kelas 12 yang berhasil dirangkum TribunBali dari berbagai sumber,

Di halaman ini, siswa diminta menjawab pertanyaan tentang materi Pengayaan.

Ini kunci jawaban dan pembahasan soal lengkapnya.

Cek ulasan selengkapnya di sini.

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Halaman 59 60

Soal Halaman 56

Pengayaan

Coba kalian cari informasi tentang peristiwa 17 Oktober 1952. Siapa tokohtokohnya dan apa saja tuntutannya!

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Halaman 56

Peristiwa 17 Oktober 1952 adalah peristiwa di mana KSAD (dijabat A.H. Nasution) dan tujuh panglima daerah meminta Dewan Perwakilan Rakyat Sementara (DPRS) dibubarkan.

Kemal Idris, salah satu dari tujuh panglima, pernah mengarahkan moncong meriam ke Istana.

Dalihnya melindungi Presiden Soekarno dari demonstrasi mahasiswa.

Soal Halaman 59

Pengayaan

Coba kamu cari informasi tentang pergolakan daerah yang muncul pada masa Kabinet Ali II!

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Halaman 59

Kabinet Ali 2, yang nama resminya adalah Kabinet Ali Sastroamidjodjo II adalah salah satu kabinet yang menjalankan pemerintahan di Indonesia pada masa Demokrasi Liberal.

Sebelum menyebutkan pergolakan daerah yang muncul di kabinet Ali 2, ada baiknya kita melihat sekilas tentang kabinet ini.

Kabinet Ali Sastroamidjodjo II dipimpin oleh Ali Sastroamidjodjo sebagai perdana menteri, dan dibentuk oleh koalisi 3 partai terbesar di parlemen berdasarkan hasil Pemilihan Umum 1955, yaitu PNI, Masyumi, dan NU.

Sebagai pemenang Pemilu, maka Ali sebagai ketua PNI diberikan mandat untuk memimpin kabinet.

 Kabinet ini dilantik pada tanggal 24 Maret 1955. Program pokok kabinet ini antara lain:

- Pembatalan Konferensi Meja Bundar (KMB)
- Pengembalian Irian Barat ke Republik Indonesia
- Pemulihan keamanan dan ketertiban
- Pembangunan ekonomi, keuangan, industri, perhubungan, pendidikan, dan pertanian.
- Pelaksanaan keputusan Konferensi Asia Afrika.

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 46 47 48 52, BAB 3: Evaluasi

Pergolakan daerah yang semakin menguat adalah salah satu masalah utama yang dihadapi Kabinet Ali Sastroamidjodjo II. Pergolakan ini mengarah kepada gerakan separatisme dengan pembentukan dewan militer di berbagai daerah, antara lain:

 - Di Sumatera Barat, muncul Dewan Banteng yang dipimpin Kolonel Achmad Hussein.
- Di Sumatera Utara, muncul Dewan Gajah yang dipimpin oleh Kolonel Maludin Simbolon.
- Di Sulawesi Selatan muncul Dewan Garuda yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Barlian
- Di Sulawesi Utara muncul Dewan Manguni yang dipimpin oleh Kolonel Ventje Sumual, yang berkembang menjadi pemberontakan Permesta.

Penyebab pergolakan ini adalah alokasi biaya pembangunan dari pusat yang tidak sesuai dengan harapan daerah dan belum adanya rasa percaya kepada pemerintah di berbagai daerah.

Ditambah dengan kekecewaan tentang minimnya kesejahteraan tentara di Sumatera dan Sulawesi, maka gerakan-gerakan ini berkembang dengan sokongan dari beberapa Panglima daerah.

Selain itu, dalam kabinet sendiri terjadi perpecahan antara PNI dan Masyumi. Kabinet Ali 2 semakin lemah setelah Masyumi menarik menteri-menterinya pada bulan Januari 1957.

Akhirnya Ali Sastroamidjodjo terpaksa menyerahkan kembali mandatnya kepada Presiden pada tanggal 14 Maret 1957.

Soal Halaman 60

Coba kamu cari informasi, pemikiran apa yang disampaikan Presiden Soekarno melalui Konsepsi Presidennya!

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 12 Halaman 60

Kemunculan gerakan-gerakan separatis di daerah serta demisioner Kabinet Ali II menyebabkan dibentukan undang-undang negara oleh Presiden Soekarno atas keadaan darurat perang yang terjadi di seluruh Indonesia. 

Hingga akhirnya, berdasarkan keadaan yang terjadi maka para angkatan perang diberikan kewenangan khusus untuk bisa memberikan keamanan bagi negara.

Maka dari itu, Presiden Soekarno akhirnya mengundang para tokoh partai yang berasal dari tingkat daerah sampai tingkat pusat untuk datang ke Istana Negara pada21 Februari 1957. Selain itu, Presiden Soekarno juga mengundang beberapa tokoh militer. Tujuannya adalah agar para tokoh dapat mendengarkan pidatonya tersebut.

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 37 38, Kurikulum Merdeka: Konsekuensi Seorang Beriman

Nah, pidato inilah yang dikenal dengan sebutan Konsepsi Presiden. Tujuan dari adanya konsepsi tersebut yakni agar bisa mengatasi serta menyelesaikan krisis kewibawaan kaminet yang saat itu sering dihadapi oleh Indonesia.

Adapun cara yang ditempuk yakni dengan membentuk kabinet yang beranggotakan empat partai yang menang dalam pemilu.

Cara lainnya adalah membentuk Dewan Nasional yang beranggotakan golongan-golongan fungsional yang berasal dari masyarakat Indonesia. 

Sayangnya, pada saat itu gagasan Presiden Soekarno nampanya dikeluarkan tanpa memberikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada para kabinet yang sedang bermasalah.

Sementara itu, isi dari Konsepsi Presiden yang disampaikan pada 21 Februari 1957 dengan judul pidato Menyelamatkan Republik Indonesia adalah sebagai berikut:

 1. Mengubah Sistem Demokrasi Liberal menjadi Demokrasi Terpimpin. Alasannya, sistem tersebut adalah impor dari negara Barat, sehingga kurang sesuai jika diterapkan dengan kepribadian Bangsa Indonesia.

2. Membentuk Kabinet Gotong Royong yang mana anggota dari partai-partai besar akan menduduki jabatan menteri. Adapun partai yang dimaksud antara lain, Partai Komunis Indonesia, Partai Nasional Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Majelis Syuro Muslim Indonesia..

3. Membentuk Dewan Nasional dengan anggota yang merupakan golongan-golongan fungsional dari masyarakat. Adapun tugasnya adalah untuk memberikan nasihat kepada presiden baik diminta maupun tidak.

Disclaimer: 

Itu dia kunci jawaban dan soal ulasan sejarah kelas 12.

Pembahasan dan kunci jawaban ini hanya digunakan sebagai panduan belajar siswa.

Siswa diharapkan untuk mengerjakan soal terlebih dahulu secara mandiri.  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved