Penemuan Mayat di Gianyar

Kasus Pembunuhan Agus Di Blahbatuh Gianyar, Pelaku Sempat Ke Luar Bali, Diduga Ada Tersangka Lain

Babak baru kasus pembunuhan Agus di Blahbatuh Gianyar, tersangka sempat kabur ke Jawa

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Para pelaku yang menghabisi nyawa I Made Agus Aditya di Jalan Raya Tojan, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali saat diamankan di Mapolres Gianyar, Kamis 23 Januari 2025 - Kasus Pembunuhan Agus Di Blahbatuh Gianyar, Pelaku Sempat Ke Luar Bali, Diduga Ada Tersangka Lain 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - I Putu Sudarsana (24) satu dari tiga pelaku pembunuh I Made Agus Aditya di Jalan Raya Tojan, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, rupanya sempat berusaha kabur ke luar Bali, tepatnya ke Jawa Timur. 

Namun diduga kehabisan bekal, ia pun berniat pulang ke rumah. 

Beruntung, keberadaan pria asal Buleleng yang tinggal di Desa Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal, Badung itu berhasil diendus oleh Reskrim Gianyar di bawah pimpinan Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP M Gananta.

Akhirnya personil Reskrim Polres Gianyar berhasil mengamankan pelaku di kawasan Sibang, Badung pada Selasa 21 Januari 2025. 

Baca juga: BABAK BARU Kasus Pembunuhan Made Agus: Pelaku Menyerahkan Diri, Cekcok Adu Mulut Sebelum Kejadian

Sementara dua pelaku lainnya ditangkap di lokasi yang berbeda, seperti I Komang Indrajita (27) asal Banjar Tojan Tegal, Desa Pering ditangkap di kawasan Bypass Prof Ida Bagus Mantra kawasan Blahbatuh. Dan I Made Tole Yuliarta (29) asal Banjar Tojan Tegal, Desa Pering diamankan di Ubud. 

Keduanya ditangkap pada Senin 20 Januari 2025 atau selang tiga hari saat mereka menghabisi nyawa korban.

Kapolres Gianyar, AKBP Umar membenarkan bahwa salah satu pelaku ini sempat kabur ke luar Bali

"Ya, memang pelaku IPS ini sempat kabur ke luar Bali, tapi dia kembali lagi ke Bali, dan kami berhasil menangkapnya di kawasan Sibang, Badung. Sementara dua pelaku lainnya kami tangkap di tempat berbeda, di Bypass Prof Ida Bagus Mantra kawasan Blahbatuh dan di Ubud," ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan, pihaknya masih mendalami kasus ini. Sebab diduga masih ada tersangka lain.

"Masih terus kita dalami, untuk mencari keterlibatan pelaku lain. Karena ada dugaan masih ada tersangka lainnya," tandasnya. (*)

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved