Operasional Bandara Terganggu
UPDATE: Runway Bandara Ngurah Rai Bali Ditutup Sementara 2 Jam, Banyak Penerbangan Terdampak
runway atau landasan pacu tidak dapat digunakan oleh pesawat untuk take-off dan landing atau lepas landas dan mendarat.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Hingga saat ini proses evakuasi pesawat yang alami gangguan teknis (mogok) di tengah runway Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali saat mendarat tengah dilakukan.
Proses evakuasi dilakukan dengan cara di dorong dengan aircraft towing tractor atau mobil pendorong pesawat ke apron atau area untuk parkir pesawat.
Setelah pesawat tersebut berhasil dievakuasi dilakukan proses clearance runway untuk memastikan tidak ada objek asing tertinggal di runway.
Atas kejadian ini, pihak AirNav Indonesia Cabang Denpasar mengeluarkan NOTAM atau Notice to Airmen atau pemberitahuan kepada pilot bahwa ada block runway atau penutupan sementara landasan pacu.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pesawat Alami Kerusakan Saat Mendarat, Operasional Bandara Ngurah Rai Bali Terganggu
“Saya belum mendapatkan data resmi tertulis itu ada block runway 09 dan NOTAM sejak pukul 08.34 hingga 2 jam ke depan. Data detailnya nanti silakan ke pihak Angkasa Pura Indonesia. Tetapi tim kami khususnya inspektur sudah turun ke lapangan saya juga belum dapat updatenya,” ujar Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Cecep Kurniawan, Sabtu 8 Maret 2025.
Diberitakan sebelumnya, operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali alami gangguan karena adanya pesawat yang alami kendala teknis saat mendarat pada Sabtu 8 Maret 2025 pagi.
Hal ini mengakibatkan runway atau landasan pacu tidak dapat digunakan oleh pesawat untuk take-off dan landing atau lepas landas dan mendarat.
"Informasinya ada pesawat alami gangguan teknis jadi runway ditutup sementara tidak bisa digunakan landing dan take-off," ujar sumber yang enggan namanya disebut kepada tribunbali.com.
Sementara itu, Branch Communication Departement Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yuristo Ardhi Hanggoro dikonfirmasi, mengatakan bahwa penerbangan terganggu bukan karena kerusakan runway tetapi ada pesawat yang mengalami kendala teknis saat mendarat.
"Bukan karena runway rusak tapi ada pesawat alami kendala saat mendarat. Mohon waktu kami akan berikan penjelasan lebih lanjut," ucap Yuristo singkat.
Sementara itu, sebelumnya beredar informasi bahwa runway di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai rusak dan banyak penerbangan tidak bisa mendarat dan lepas landas.
Dari informasi yang dihimpun bahwa sejumlah penerbangan menuju ke Bali harus dialihkan ke Bandara terdekat seperti Lombok, Surabaya, Banyuwangi dan Semarang.
Bahkan terdapat penerbangan dari Australia ke Bali dibatalkan akibat kejadian tersebut.(*)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Screenshoot-video-pesawat-gagal-landing-UPDATE-Runway-Bandara-Ngurah-Rai.jpg)