Kunci Jawaban
Kunci Jawaban IPS Kelas 10 Halaman 244 245, Kurikulum Merdeka: Studi Kasus
Berikut kunci Jawaban dan pembahasan soal mapel IPS kelas 10 SMA halaman 244 245 Kurikulum Merdeka.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berikut kunci Jawaban dan pembahasan soal mapel IPS kelas 10 SMA halaman 244 245 Kurikulum Merdeka.
Kunci Jawaban IPS Kelas 10 Halaman 244
Kunci Jawaban IPS Kelas 10 Halaman 245
Artikel ini akan memudahkanmu dalam mengerjakan soal-soal IPS.
Mengerjakan soal IPS SMA tak sulit lagi dengan ulasan ini.
Baca juga: Jawaban Latihan 1.1, Kunci Jawaban Matematika Kelas 7 Halaman 11 Kurikulum Merdeka
Berikut kunci jawabannya yang berhasil dirangkum TribunBali.com dari berbagai sumber.
Pada bagian ini, membahas terkait materi Studi Kasus.
Simak kunci jawaban selengkapnya di sini.
Kunci Jawaban IPS Kelas 10 Halaman 244 245
Soal Halaman 244 245
Lembar Aktivitas 4
Studi kasus
Tujuan no 14 SDGs: Mengonservasi dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya laut, samudra dan maritim untuk pembangunan yang berkelanjutan.
Bacalah artikel ini dengan cermat!
Pengaruh Aktivitas Penduduk terhadap Kerusakan Hutan Mangrove di Desa Lalombi Kecamatan Banawa Selatan
Petunjuk kerja:
Kerjakan tugas secara mandiri dan individual.
Tulis dan sampaikan temuan kalian di kelas!
Tugas:
Cermati dan temukan prinsip-prinsip persebaran yang ada dalam kasus tersebut!
Buatlah grafik penurunan luas hutan mangrove dari tahun 2010 hingga tahun 2014.
Buatlah tabel alih fungi hutan mangrove menjadi beberapa sektor.
Cermati dan temukan penyebab penurunan luas hutan mangrove.
Baca juga: Jawaban Ayo Mencoba, Kunci Jawaban Matematika Kelas 7 Halaman 10 11 Kurikulum Merdeka
Jelaskan dampak alih fungsi hutan mangrove bagi lingkungan hidup serta manusia dalam jangka panjang!
Berikan pendapat kalian sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
Kunci Jawaban IPS Kelas 10 Halaman 244 245
1. Prinsip-prinsip Persebaran:
Pola Kontagius:
Dalam kasus ini, penurunan luas hutan mangrove cenderung menyebar di sekitar Desa Lalombi. Faktor utama adalah aktivitas penduduk yang memicu alih fungsi lahan.
Pola Relokasi:
Terlihat bahwa hutan mangrove direlokasi atau berpindah fungsi dari lahan aslinya menjadi pemukiman, tambak, kebun kelapa sawit, dan kelapa.
2. Grafik Penurunan Luas Hutan Mangrove (2010-2014): Grafik tersebut menggambarkan penurunan luas hutan mangrove dari 71 ha pada tahun 2010 menjadi 30 ha pada tahun 2014.
3. Tabel Alih Fungsi Hutan Mangrove:
Tahun : 2010
Pemukiman (ha) : -
Budidaya Perikanan dan Pertanian (ha) : -
Tahun : 2014
Pemukiman (ha) : 2
Budidaya Perikanan dan Pertanian (ha) : 39
4. Penyebab Penurunan Luas Hutan Mangrove :
Peningkatan jumlah penduduk yang menyebabkan kebutuhan akan lahan pemukiman.
Peningkatan pemenuhan kebutuhan hidup warga melalui budidaya perikanan, pertanian, tambak, kebun kelapa sawit, dan kelapa.
Baca juga: Jawaban Eksplorasi 1.2, Kunci Jawaban Matematika Kelas 7 Halaman 9 Kurikulum Merdeka
5. Dampak Alih Fungsi Hutan Mangrove :
Dampak bagi Lingkungan:
- Hilangnya fungsi ekologis mangrove sebagai pelindung pantai, lindung terhadap badai, dan habitat biota laut.
- Penurunan keanekaragaman hayati akibat hilangnya habitat mangrove.
Dampak bagi Manusia dalam Jangka Panjang :
- Kerugian ekonomi karena hilangnya potensi sumber daya perikanan.
- Risiko terhadap bencana alam seperti banjir dan badai tanpa perlindungan mangrove.
6. Solusi untuk Mengatasi Masalah :
Implementasi kebijakan konservasi mangrove yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Pengembangan alternatif ekonomi yang berkelanjutan, seperti ecotourism atau program pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.
Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya konservasi mangrove dan dampak negatif dari alih fungsi lahan.
Dengan menggali prinsip-prinsip persebaran dan menganalisis dampak serta penyebab, kita dapat merumuskan solusi yang lebih baik untuk mengatasi masalah penurunan luas hutan mangrove di Desa Lalombi.
Soal Halaman 239
Lembar Aktivitas 3
Tugas:
• Amatilah lingkungan sekitar dan daerah kalian.
• Temukan satu contoh untuk menjelaskan 10 konsep geografi di atas.
• Deskripsikan fenomena tersebut berdasarkan 10 konsep tersebut.
• Buatlah kesimpulannya terhadap fenomena tersebut ditinjau dari konsep dasar geografi.
Kunci Jawaban IPS Kelas 10 Halaman 239
1. Lokasi
Konsep lokasi membahas tentang letak atau posisi spasial dari objek tertentu di permukaan bumi. Secara umum, lokasi terbagi menjadi dua yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif.
Contoh lokasi absolut yaitu letak astronomis Indonesia pada 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT.
Contoh lokasi relatif adalah lokasi geografis negara Indonesia yang terletak di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, serta Benua Asia dan Benua Australia.
2. Jarak
Jarak adalah ruang yang menghubungkan antara dua lokasi atau dua objek. Konsep jarak dibagi menjadi dua, yaitu jarak mutlak dan jarak relatif.
Contoh jarak mutlak adalah jarak Jakarta – Malang.
Contoh jarak relatif adalah jarak Jakarta – Malang dengan pesawat adalah 1,5 jam.
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 9 Halaman 262 263 264 265 Kurikulum Merdeka, Mari Berlatih Bab 10
3. Keterjangkauan
Konsep geografi ini mengacu pada kemudahan untuk mencapai suatu objek yang dipengaruhi oleh kondisi geografis suatu wilayah.
Contohnya, dari Jakarta akan lebih mudah menjangkau kota Padang daripada kepulauan Mentawai.
4. Pola
Konsep ini mengacu pada susunan atau penyebaran fenomena pada ruang muka bumi.
Contoh, pola pemukiman penduduk di wilayah pesisir memanjang mengikuti garis pantai.
5. Morfologi
Morfologi menggambarkan perwujudan daratan di muka bumi, yang merupakan hasil proses pengangkatan atau penurunan wilayah melalui proses geologi.
Contohnya seperti pulau-pulau, dataran yang luas, pegunungan, dan lembah.
6. Aglomerasi
Konsep geografi ini adalah kecenderungan persebaran yang bersifat mengelompok pada suatu wilayah.
Contohnya pemukiman penduduk masyarakat perkotaan, mereka cenderung tinggal mengelompok, sehingga timbul pengelompokan pemukiman seperti daerah elite, daerah kumuh, dan sebagainya.
7. Interaksi dan Interdependensi
Konsep ini berkaitan dengan hubungan timbal balik atau saling ketergantungan antar wilayah.
Contohnya hubungan antara desa dan kota. Warga kota membutuhkan makanan dari desa, sedangkan warga desa membutuhkan teknologi dari kota.
8. Nilai Kegunaan
Nilai kegunaan mengacu pada kelebihan yang dimiliki suatu tempat atau wilayah tertentu dan memiliki nilai kegunaan yang berbeda berdasarkan fungsinya.
Contohnya, wilayah yang memiliki alam yang indah cocok sebagai daerah wisata.
9. Diferensiasi Area
Diferensiasi area menggambarkan keunikan atau karakteristik antara wilayah satu dengan yang lainnya.
Contoh konsep ini misalnya masyarakat yang tinggal di pesisir bekerja sebagai nelayan, sedangkan warga pegunungan biasanya bekerja di kebun atau ladang.
10. Keterkaitan Ruang
Konsep ini menunjukkan tingkat hubungan antar wilayah.
Contohnya, daerah hilir mengalami banjir karena pembangunan yang terjadi di daerah hulu.
Disclaimer:
Itu dia kunci jawaban dan soal ulasan IPS kelas 10.
Pembahasan dan kunci jawaban ini hanya digunakan sebagai panduan belajar siswa.
Siswa diharapkan untuk mengerjakan soal terlebih dahulu secara mandiri.
Kunci Jawaban IPS Kelas 10 Halaman 244
Kunci Jawaban IPS Kelas 10 Halaman 245
kunci
Jawaban
pembahasan soal
Kurikulum Merdeka
kelas 10
IPS
| Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 3 Halaman 14, 18 dan 19 Kurikulum Merdeka: I Don't Like Rice |
|
|---|
| Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 5 Halaman 7, 10 dan 11 Kurikulum Merdeka: Page 7 |
|
|---|
| Kunci Jawaban Matematika Vol 2 Kelas 4 Halaman 65 dan 66 Kurikulum Merdeka: Latihan |
|
|---|
| Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 152 dan 156 Kurikulum Merdeka: Mbah Sadiman |
|
|---|
| Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 133 141 dan 144 Kurikulum Merdeka: Museum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Cover-Buku-IPS-Kelas-10-Kurikulum-Merdeka.jpg)