Kalender Bali
Ramalan Baik Buruknya Hari pada 8 April 2025 sesuai Kalender Bali, Selasa Kliwon Julungwangi
Inilah Ramalan baik buruknya hari pada 8 April 2025 menurut Kalender Bali, Selasa Kliwon wuku Julungwangi.
Penulis: Putu Kartika Viktriani | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM - Inilah Ramalan baik buruknya hari pada 8 April 2025 menurut Kalender Bali, Selasa Kliwon wuku Julungwangi.
Untuk melihat ramalan baik buruknya hari selengkapnya untuk tanggal 8 April 2025 menurut Kalender Bali, simak artikel ini sampai habis ya Tribunners!
Pada 8 April 2025 merupakan Selasa Kliwon wuku Julungwangi dalam Kalender Bali.
Menurut kepercayaan masyarakat Hindu khususnya Hindu Bali, setiap hari memiliki ala ayuning dewasa.
Artinya, setiap hari ada hari baik atau buruk untuk melakukan sesuatu.
Penentuan hari baik dan buruk tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor.
Salah satunya, berdasarkan pada kala yang ada di hari tersebut.
Baca juga: Hari Baik untuk Menyapih Bayi atau Berhenti Menyusui selama Bulan April 2025 sesuai Kalender Bali
Setiap hari, kala dan faktor yang mempengaruhi baik buruknya hari berbeda-beda.
Sehingga, umat Hindu dianjurkan memeriksa ala ayuning dewasa setiap harinya sebelum melakukan suatu kegiatan.
Berikut adalah baik buruknya hari pada Selasa Kliwon Wuku Julungwangi, 8 April 2025, berdasarkan kalender Bali:
Bojog Munggah
Makna: Tidak baik untuk menanam padi dan jagung.
Pengaruh: Sebaiknya hindari kegiatan pertanian, khususnya menanam padi atau jagung, karena dipercaya hasilnya tidak baik atau kurang subur.
Geni Rawana
Makna: Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api, tetapi tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, atau bercocok tanam.
Pengaruh: Cocok untuk aktivitas seperti membakar bata, genteng, atau kerajinan yang membutuhkan api. Namun hindari pekerjaan konstruksi rumah dan pertanian.
Gni Rawana Rangkep
Makna: Baik untuk segala pekerjaan yang mempergunakan api, namun tidak baik untuk membangun atau mengatapi rumah.
Pengaruh: Hari yang mendukung pekerjaan seperti menempa besi, membakar, atau membuat peralatan, tetapi kurang baik untuk proyek bangunan.
Kala Sor
Makna: Tidak baik untuk pekerjaan yang berhubungan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, dan membuat terowongan.
Pengaruh: Hindari pekerjaan yang melibatkan pengolahan atau pengerukan tanah karena dipercaya tidak membawa hasil baik.
Kala Wisesa
Makna: Baik untuk menebang kayu bangunan, memulai kegiatan, serta mengangkat atau melantik petugas.
Pengaruh: Hari ini cocok untuk memulai proyek baru, kerja konstruksi dengan kayu, serta pelantikan atau penunjukan jabatan.
Macekan Lanang
Makna: Baik untuk membuat taji, tombak, keris, dan alat penangkap ikan, namun tidak baik untuk upacara yadnya.
Pengaruh: Mendukung pekerjaan logam dan peralatan berburu, tetapi tidak cocok untuk kegiatan keagamaan atau spiritual.
Purwanin Dina
Makna: Tidak baik sebagai dewasa ayu (hari baik secara umum).
Pengaruh: Hari ini kurang cocok untuk memulai aktivitas penting secara menyeluruh, baik dalam pekerjaan, sosial, maupun spiritual.
Hari ini baik untuk pekerjaan yang menggunakan api, membuat senjata atau alat penangkap ikan, menebang kayu, serta memulai kegiatan baru atau melantik petugas.
Namun, tidak baik untuk bercocok tanam, membangun rumah, melaksanakan yadnya, atau kegiatan umum penting (dewasa ayu).
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Ilustrasi-Kalender-Bali-juni.jpg)