Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kalender Bali

Ramalan Baik Buruknya Hari pada 10 Juni 2025 sesuai Kalender Bali, Selasa Pon Merakih

Inilah Ramalan baik buruknya hari pada 10 Juni 2025 sesuai Kalender Bali: Selasa Pon Wuku Merakih.

Penulis: Putu Kartika Viktriani | Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali
GAMBAR - Ilustrasi Kalender Bali. Ramalan Baik Buruknya Hari pada 10 Juni 2025 sesuai Kalender Bali, Selasa Pon Merakih 

TRIBUN-BALI.COM - Inilah Ramalan baik buruknya hari pada 10 Juni 2025 sesuai Kalender Bali: Selasa Pon Wuku Merakih.

Untuk melihat ramalan baik buruknya hari selengkapnya untuk tanggal 10 Juni 2025 menurut Kalender Bali, simak artikel ini sampai habis ya Tribunners!

Pada 10 Juni 2025 merupakan hari Selasa Pon Wuku Merakih dalam Kalender Bali.

Menurut kepercayaan masyarakat Hindu khususnya Hindu Bali, setiap hari memiliki ala ayuning dewasa.

Artinya, setiap hari ada hari baik atau buruk untuk melakukan sesuatu. 

Penentuan hari baik dan buruk tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. 

Salah satunya, berdasarkan pada kala yang ada di hari tersebut.  

Setiap hari, kala dan faktor yang mempengaruhi baik buruknya hari berbeda-beda.

 

Sehingga, umat Hindu dianjurkan memeriksa ala ayuning dewasa setiap harinya sebelum melakukan suatu kegiatan.

Berikut adalah baik buruknya hari pada Selasa Pon Wuku Merakih, 10 Juni 2025, berdasarkan kalender Bali:

Gni Agung Doyan Basmi

Makna: Bersifat panas, tidak baik membangun rumah, terutama bagian atap.

Baca juga: Hari Baik untuk Menikah, Pilihan Dewasa Ayu Bulan Juni 2025 Sesuai Kalender Bali

Pengaruh: Sebaiknya hindari pembangunan rumah karena berisiko kebakaran. Namun, hari ini baik untuk membakar bata, genteng, gerabah, keramik, dan tembikar.

Amerta Akasa

Makna: Baik untuk memuja leluhur dan melaksanakan Dewa Yadnya.

Pengaruh: Hari ini cocok untuk upacara Pitra Yadnya dan Dewa Yadnya yang bersifat persembahan atau penghormatan spiritual.

Amerta Buwana

Makna: Baik untuk upacara Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya.

Pengaruh: Mendukung pelaksanaan kegiatan spiritual yang berkaitan dengan pemujaan leluhur dan dewa.

Banyu Urug

Makna: Baik untuk membuat bendungan, tidak baik untuk membuat sumur.

Pengaruh: Cocok untuk pekerjaan besar yang mengatur aliran air seperti pembangunan bendungan. Hindari membuat sumur.

Dina Mandi

Makna: Baik untuk upacara penyucian diri, memberikan petuah, dan membuat jimat.

Pengaruh: Hari ini mendukung kegiatan spiritual seperti melukat, memberikan nasihat penting, dan membuat sarana perlindungan diri.

Dirgahayu

Makna: Baik untuk memulai belajar.

Pengaruh: Waktu yang tepat untuk memulai proses pendidikan, pelatihan, atau belajar keterampilan baru.

Kala Dangastra

Makna: Baik untuk membangun tembok pekarangan dan membuat alat penangkap ikan, namun tidak baik untuk memulai pekerjaan penting atau melakukan upacara (gawe ayu).

Pengaruh: Gunakan hari ini untuk pekerjaan praktis, tetapi tunda proyek penting atau kegiatan keagamaan besar.

Pamacekan

Makna: Baik untuk mengerjakan sawah/tegal dan membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik untuk melaksanakan yadnya.

Pengaruh: Cocok untuk pertanian dan peralatan nelayan. Hindari melangsungkan upacara yadnya hari ini.

Pepedan

Makna: Baik untuk membuka lahan pertanian baru, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

Pengaruh: Manfaatkan hari ini untuk ekspansi lahan tani, tetapi hindari pekerjaan yang melibatkan pembuatan alat dari logam.

Hari ini baik untuk kegiatan spiritual seperti upacara Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya, membakar keramik dan genteng, membuka lahan pertanian, serta memulai belajar.

Namun, tidak baik untuk membangun rumah (terutama mengatapi), membuat sumur, melaksanakan yadnya, dan membuat peralatan dari besi.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi yang ingin menentukan kegiatan berdasarkan kalender Bali!

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved