Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

GOW Badung Gelar Pelatihan Fruit Carving dan Garnish di Dalung

Bertempat di Bamboo Coffee, kegiatan ini dirangkaikan dengan agenda arisan bulanan dan buka puasa bersama yang berlangsung hangat.

Tayang:
Tribun Bali/ISTIMEWA
Ketua GOW Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta saat hadiri Pelatihan Garnish dan Fruit Carving bagi komunitas muslimah di wilayah Desa Dalung di Bamboo Coffee, Selasa 10 Maret 2026. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung, terus berkomitmen memberdayakan kaum perempuan melalui aksi nyata.

Pada Selasa 10 maret 2026, GOW Badung menggelar Pelatihan Garnish dan Fruit Carving bagi komunitas muslimah di wilayah Desa Dalung.

Bertempat di Bamboo Coffee, kegiatan ini dirangkaikan dengan agenda arisan bulanan dan buka puasa bersama yang berlangsung hangat.

Baca juga: JATUH Made Wirya ke dalam Sumur, Berhasil Dievakuasi Namun dalam Keadaan Meninggal Dunia!

Baca juga: SEMPAT Dikira Jenazah Putu Wini, Ternyata Aroma Bau Hewan, Pencarian Masih Nihil & Kini Dihentikan!


Ketua GOW Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja yang dilaksanakan secara bergilir di setiap kecamatan.

Setelah sebelumnya sukses digelar di Abiansemal, Dalung menjadi lokasi kedua sebelum nantinya berlanjut ke 4 Kecamatan lainnya di Kabupaten Badung.

"Kegiatan ini sengaja dikemas dalam konsep 'Ngabuburit Produktif'. Kami ingin bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk mengasah keterampilan. Lewat fruit carving, ibu-ibu tidak hanya mendapatkan ilmu estetika, tetapi juga peluang usaha baru di bidang kuliner," ujarnya.

Lebih lanjut, ditekankan bahwa esensi utama dari acara ini adalah mempererat tali silaturahmi antar organisasi wanita dan komunitas muslimah di Badung, guna menciptakan harmoni dan persaudaraan yang berkesinambungan.

Pelatihan ini menghadirkan instruktur berpengalaman, Ibu Eni Kojiro, seorang Master Fruit Carving dan Garnish. Di bawah arahannya, para peserta belajar teknik mengukir buah dan sayur menjadi karya seni yang menarik. Hasil kreasi tersebut kemudian dipamerkan dan dinikmati bersama saat sesi buka puasa.

Tak hanya fokus pada keterampilan kuliner, GOW Badung juga menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan berupa 5 Unit Tong Komposter sebagai upaya pengelolaan sampah mandiri, Sayuran Organik hasil budidaya lokal serta Hampers/Bingkisan kepada para peserta dari berbagai organisasi, termasuk Aisyiyah, Wanita Islam, Bhayangkari, dan perwakilan masjid di wilayah Dalung.

"Penyerahan bantuan komposter ini adalah bentuk kepedulian nyata GOW Badung terhadap lingkungan. Kami ingin kreativitas perempuan juga sejalan dengan kesadaran menjaga alam," ungkap Yunita.

Acara ini turut dihadiri oleh Kabid Tata Laksana Dinas LHK Badung, I Wayan Narayana, Sekdes Dalung, I Made Trimayasa, Kelian Dinas Desa Dalung serta jajaran pengurus GOW Kabupaten Badung. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved