Kanal

Moda Transportasi Massal Bandara I Gusti Ngurah Rai Mulai Beroperasi, Ini Rute dan Jadwalnya

Suasana bus trans sarbagita saat menunggu penumpang di shelter Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. - Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Kabar gembira! Kini di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali ada fasilitas angkutan masif atau massa yakni moda transportasi massal yang sudah dapat dimanfaatkan pengguna jasa Bandara.

Mulai Jumat (26/4/2019) hari ini moda transportasi massal tersebut mulai beroperasi dan dalam tahap masa uji coba sebelum diresmikan operasionalnya pada awal bulan Mei 2019 mendatang.

Hal ini semata-mata guna meningkatkan pelayanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai terhadap penumpang.

Serta memenuhi standar internasional sebuah bandara menurut Skytrax.

Communication & Legal Section Head PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Arie Ahsanurrohim mengatakan, pihaknya mengoperasikan 6 armada bus dari Trans Sarbagita dalam operasional moda transportasi massal ini.

Baca: Ganda Putri Indonesia Della/Rizki Lolos Semifinal Kejuaraan Asia 2019

Baca: Skor Akhir Bali United Vs Persija, Serdadu Tridatu Belum Aman Meski Sukses Pecundangi Persija

Arie menyampaikan, moda transportasi massal ini bekerja sama dengan Bus Trans Sarbagita.

Halte bus terdapat di drop off terminal domestik dan drop off terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan dua pilihan tujuan yakni rute Bandara-Nusa Dua dan Bandara-Batubulan.

Masing-masing rute terdapat tiga jam keberangkatan.

Untuk rute Bandara-Nusa Dua jam keberangkatannya yakni pukul 09.15 Wita, 13.15 Wita dan 17.15 Wita.

Sementara untuk rute Bandara-Batubulan jam keberangkatannya yakni pukul 11.00 Wita, 15.00 Wita dan 19.00 Wita.

Baca: Aurel Hermansyah Ungkap Pernah Pacari Verrell Bramasta, Verrel: yang Berharga Dihidup Aku itu Kamu

Baca: Bawa 4 Paket Heroin dan 1 Paket Ganja, Ivan Terancam Pidana Seumur Hidup

Begitu pun rute sebaliknya untuk keduanya.

Untuk menggunakan moda transportasi massal dari bandara ini dikenakan tarif Rp 3.500 (untuk umum) dan untuk pelajar free atau gratis.

Rute yang akan dilalui kedua jalur moda transportasi massal ini juga mengikuti rute trans sarbagita yang sebelumnya ada dan telah beroperasi, namun tidak aktif kembali akibat kurangnya peminat pengguna jasa transportasi tersebut.

Dalam masa uji coba operasional ini tentunya akan dilakukan evaluasi-evaluasi  terlebih dahulu, apa yang kurang dan perlu dibenahi sebelum diresmikan operasionalnya pada bulan Mei 2019 mendatang.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali

Berita Populer