Kanal

8 Cewek 'Pekerja Malam' Terjaring Razia di Dua Lokasi di Denpasar Masing-masing Didenda Rp 200 Ribu

Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (27/11/2019). - Satpol PP/Tribun Bali

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melakukan sidang tindak pidana ringan (Tipiring) pada Rabu (27/11/2019).

Sidang ini digelar di Pengadilan Negeri 1A Denpasar dengan hakim Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi dan panitera Ketut Semara Guna.

Sebanyak 16 orang pelanggar Perda disidangkan dalam sidang tipiring ini.

Mereka merupakan pedagang kaki lima (PKL) sebanyak lima orang, pelanggar kependudukan tiga orang dan pekerja malam atau pelanggar prostitusi sebanyak delapan orang.

Dikonfirmasi Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Anom Sayoga, untuk PKL dikenakan denda sebesar Rp 200 ribu dengan subsider kurungan tiga hari oleh hakim.

PKL ini disidang karena berjualan di trafic light, taman kota dan sempadan jalan di seputaran Jl. Buluh Indah, Jl. Gatot Subroto Barat, Jl. Gunung Agung dan simpang Jl. Cokroaminoto.

"Kelima PKL itu atas nama Hermansyah, Muhasan, Jaka Imbron, Marwan, dan Maysitah," kata Sayoga.

Sementara itu pelanggar kependudukan atas nama Siti Komariah, Nur Holifah, dan Hariyani, dikenakan denda masing-masing sebesar Rp 50.000 dengan subsider kurungan selama dua hari.

Sedangkan delapan pelanggar prostitusi atas nama Asmunah, Sri Hartatik, Ina, Tatik Holisah, Rani Bendre, Apriliantini, Suliyanti, dan Boinah didenda masing-masing Rp 200 ribu.

"Mereka kami amankan di Padang Galak dan lapangan Kapten Japa. Dendanya Rp 200 ribu subsider kurungan selama tiga hari," katanya.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali

Begal Bokong Wanita di Kampung Melayu Terekam CCTV, Mahasiwi Jadi Korban

Berita Populer