Kanal

Dilarang Buang Sampah ke TPA Suwung, Badung Pastikan Bangun TPA Besar di Canggu

Tumpukan sampah di TPA Suwung - TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Pemkab Badung diberikan jatah waktu untuk membuang sampah ke TPA Suwung Denpasar hanya sampai 29 November 2019 mendatang, mau tidak mau Pemkab Badung harus membangun tempat pengolahan sampah sendiri.

Pemerintah Kabupaten Badung, Melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) sudah menyiapkan skenario.

DLHK juga merancang akan membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di daerah Canggu, Kuta Selatan Badung. Bahkan lokasinya pun tetap memanfaatkan lahan provinsi Bali.

Kepala DLHK Badung I Putu Eka Merthawan mengatakan, nantinya semua desa akan membangun TPS 3 R.

Menurutnya, selain menggelontorkan Rp 2,5 miliar melalui APBDes, Pemkab Badung tahun 2020 juga menyiapkan anggaran Rp 40 miliar untuk membangun TPS 3 R di 16 Kelurahan. Anggaran tersebut akan masuk dalam pos belanja modal DLHK

“Nanti kami di DLHK juga akan mendampingi dan mengawasi pembangunan TPST di masing-masing desa,” ungkapnya, Rabu (27/11/2019).

Kiamat Sampah Bisa Datang Lebih Cepat di TPA Suwung, Ini yang Harus Dilakukan Segera

Baru 20 Persen Desa di Kintamani Kelola Sampah Secara Mandiri

Birokrat asal kelurahan Sempidi itu menjelaskan dari 46 desa tidak semua akan diberikan anggaran, lantaran desa-desa tersebut sudah memiliki TPST 3 R.

Ada 3 Desa yang memiliki TPST 3R mandiri yaitu, Desa Punggul, Desa Pecatu dan Desa Buduk.

Pihaknya pun mengaku, kusus di Desa Canggu akan dibangun TPA berskala besar yang disebut Badung Recyle Park (BRP).

TPA ini menggunakan tanah milik Pemprov Bali di Canggu seluas 2,8 Ha.  

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Huda Miftachul Huda

Video Detik-detik Puteri Indonesia Frederika Terpeleset di Panggung Miss Universe, Lihat Reaksinya

Berita Populer