Titian Wilaras Bos BPR Legian & Sky Garden Ditangkap Kejari Denpasar di Hotel Bintang Lima

Bos PT BPR Legian yang juga pemilik tempat hiburan malam Sky Garden, Titian Wilaras ditangkap Kejari Denpasar karena dugaan korupsi atau telah melanggar tindakan pidana Perbankan.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Titian Wilaras yang merupakan bos BPR Legian sekaligus pemilik tempat hiburan malam Sky Garden, kini harus merasakan hidup di balik jeruji besi Rutan Mapolresta Denpasar.

Bos yang tersandung kasus korupsi ini, berhasil diamankan pihak Kejari Denpasar, namun ia sementara waktu dititipkan di Polresta Denpasar.

Sejak namanya menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Bareskrim Mabes Polri di bulan Desember 2019, ia terus diburu keberadaannya.

Hingga akhirnya berhasil ditangkap di salah satu kamar Hotel Bintang Lima di Belanda pada hari Selasa (12/5/2020).

Mengenai hal tersebut, Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan membenarkan Titian Wilaras dititipkan sementara waktu di Rutan Mapolresta Denpasar.

"Iya benar, Kejari Denpasar menitipkan TW di Rutan Polresta Denpasar," ujarnya dihubungi terpisah, Rabu (13/5/2020).

Dari informasi yang Tribun Bali terima, sebelumnya Titian Wilaras rencananya hendak dititipkan di Lapas Klas IIA Kerobokan.

Namun mengingat saat ini Lapas Kerobokan tidak menerima tahanan, Kejari Denpasar menitipkan Titian Wilaras ke Rutan Polresta Denpasar.

"Dititipkan sementara, TW usai ditangkap pihak Kejari selanjutnya dititipkan di Rutan Polresta Denpasar," tambahnya.

Kasus Titian Wilaras saat ini sudah masuk tahap dua dan sudah menjadi kewenangan jaksa, sedangkan kasusnya juga sudah ditangani Otoritas Jasa Keuangan.

Halaman
12

Berita Populer