Barang di KMP Dharma Rucitra III Mulai Dievakuasi

Tim Evakuasi KMP Dharma Rucitra mengevakuasi barang dan kendaraan yang berada di dalam kapal, Selasa (23/6/2020) siang. Mereka mengevakuasi dengan rubber boat.

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Barang serta kendaraan di dalam KMP Dharma Rucitra III yang karam di depan Dermaga II Pelabuhan Padang Bai, Kec. Manggis, Karangasem, Bali, dievakuasi petugas, Selasa (23/6/2020) pagi.

Proses evakuasi mengunakan alat berat, rubber boat, dan puluhan orang personil.

Koordinator Tim Evakuasi KMP Dharma Rucitra III, Abdul Khalik menjelaskan, proses evakuasi sudah dimulai dari Senin (22/6/2020).

Hari pertama yakni mempersiapkan alat untuk mengevakuasi barang, kendaraan, kapal dekat Dermaga.

PDAM Denpasar Berikan Diskon 50 Persen untuk Pemasangan Sambungan Rumah Tangga Baru, Mulai 1 Juli

Tips Membuat Kuah Bakso  Gurih Ala Pedagang, Coba Praktikkan di Rumah Yuk

BREAKING NEWS - Gianyar Tambah 10 Kasus Positif Covid-19

Hari kedua, Selasa (23/6/2020), yakni mengangkut barang dan kendaraan.

"Alat yang dipersiapkan untuk evakuasi barang serta kendaraan yakni speed boat dan rubber boat untuk mengambil muatan/ barang yang ada di dalam kapal. Ada shore crane untuk angkut kendaraan dalam kapal. Sedangkan personil yang dikerahkan sekitar 36 orang,"kata Abdul, Selasa (23/6/2020).

Untuk hari ini, kata Abdul Khalik, target evakuasi barang sampai sore nanti sekitar 20 persen.

Sedangkan target evakuasi kendaraan yang berada dalam kapal minimal enam unit setiap harinya.

Baik kendaraan roda dua, empat, serta kendaraan truk kecil, sedang, dan besar.

"Kita targetkan 5 sampai 7 hari kedepan muatan di dalam kapal semua di evakuasi. Setelah itu baru kita atur proses evakuasi KMP Dharma Rucitra,"ungkap Abdul Khalik saat ditemui di Pelabuhan Padang Bai.

Pihaknya berharap proses evakuasi bisa berjalan lancar, sesuai yang diinginkan.

Jumlah kendaraan yang berada di dalam kapal mencapai puluhan unit.

Diantaranya yakni tronton sekitar 8 unit, truk besar 10 unit, truk sedang 3 unit, truk kecil 3 unit.

Sedangkan kendaraan kecil 3 unit, sepeda motor 8 unit.

Ditambah barang penumpang, serta muatan yang diangkut oleh truk.

"Kita sudah melakukan estimasi. Target tim untuk evakuasi semuanya selama 21 hari. Di hari 21 kapal sudah digeser, dan proses bongkar muat dermaga II bisa berjalan normal kembali," tambahnya.

Saat ini tim terus berupaya dan saling membantu mempercepat proses evakuasi barang.

Ditambahkan, cuaca disekitar pelabuhan bersahabat saat evakuasi hari pertama.

Untuk kendala belum ada.

Kemungkinan kendala akan muncul saat proses evakuasi tronton dan truk.

Mengingat bebannya berat.

Membutuhkan tenaga cukup banyak untuk mengeluarkan dari dalam kapal.

"Sejauh ini kita belum temukan hambatan dalam evakuasi. Semuanya jalan dengan lancar. Untuk evakuasi muatan barang hari ini kemungkinan sudah melebih dari target yang ditentukan,"akui Abdu Khalik.

Pihaknya berharap evakuasi bisa tuntas sebelum jangka waktu ditentukan.

Untuk diketahui, KMP Dharma Rucitra III karam saat akan bersandar di Dermaga II Pelabuhan Padang Bai, Kec. Manggis, Jumat (12/6/2020) sekitar pukul 21.50 Wita.

Kapal Ferry karam diperkirakan sekitar 4 meter dari Dermaga II.

Untungnya tak ada korban jiwa dan luka.

Penumpang hanya mengalami syok.

Kapal karam diduga karena bocor, sehingga air laut masuk ke dalam kapal.

Kapal miring kesebelah kiri lantaran kemasukaan air laut cukup banyak, dan keseimbangan kapal ferry hilang.

Ketika hendak akan bersandar kapal alami kegagalan mesin sehingga lambung kapal sentuh dasar Dermaga II.(*).

Berita Populer