Corona di Bali

7 Orang Terjaring Yustisi Covid-19 di Denbar, Sepanjang 2020-2021 Denda Sudah Terkumpul Rp138,5 Juta

Rapid Test Antigen masyarakat terjaring dalam giat operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan covid-19 di simpang tiga Jalan kebo Iwa Utara, Banjar Batu Kandik, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Denpasar, Balil, pada Selasa 11 Mei 2021.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak lima orang menjalani rapid test antigen karena melanggar protokol kesehatan Covid-19 tanpa masker dalam giat yustisi berskala mikro di Denpasar, Bali, Selasa 11 Mei 2021.

Giat yustisi prokes Covid-19 berskala mikro dilaksanakan tepatnya di simpang tiga Jalan Kebo Iwa Utara, Banjar Batu Kandik, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Denpasar, Bali.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Maghrib Hari Ini di Denpasar Selasa 11 Mei 2021 atau 29 Ramadan 1442 H

"Pada giat yustisi ini juga dilaksanakan rapid tes antigen terhadap 5 orang pelanggar yang terjaring, hasilnya semua negatif, sedangkan 2 orang tidak dilakukan rapid test antigen karena alasan tertentu," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga kepada Tribun Bali.

Dewa merinci, dari 7 orang yang terjaring operasi yustisi prokes covid-19, 5 orang dikenakan sanksi denda Rp100 ribu karena sama sekali tidak memakai dan membawa masker sedangkan 2 orang lainnya hanya diberikan pembinaan karena mengenakan masker kurang sempurna.

Baca juga: Ini Daftar Masjid dan Musholla di wilayah Kota Denpasar yang Menyelenggarakan Shalat Idul Fitri 2021

"Yang didenda terdapat 5 orang dan dibina atau diberi peringatan baik secara fisik maupun administratif ada 2 orang," ujarnya. 

Dewa menambahkan, per 1 Januari 2021 hingga Selasa 7 Mei 2021 sudah sebanyak 1.840 pelanggar terjaring giat yustisi berskala mikro di Kota Denpasar, jika digabung dengan yustisi tahun 2020 lalu maka jumlah pelanggar mencapai angka 3.760 orang.

"Dengan rincian total yang sudah terkena denda sepanjang yustisi tahun 2020 - 11 Mei 2021 sebanyak 1.385 orang terkena denda dan dibina 2.283 orang," rincinya. (*)

Krematorium di India Kewalahan

Di tengah wabah virus Corona yang terus mewabah di India, masyarakat di negeri tersebut kini digegerkan dengan puluhan mayat terdampar di Sungai Gangga, India. 

Ada sekitar 40 mayat yang terdampar di Distrik Buxar dekat perbatasan antara Bihar dan Uttar Pradesh, dua negara bagian termiskin di India.

Halaman
1234

Berita Populer