Berita Badung

89 Kendaraan Parkir di Bandara Ngurah Rai Tak Diambil Pemilik, Biaya Parkir Capai Rp42 Juta

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hingga saat ini parkir kendaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat ada 89 kendaraan yang diparkir lama oleh pemiliknya dan belum diambil.

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA- Hingga saat ini parkir kendaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat ada 89 kendaraan yang diparkir lama oleh pemiliknya dan belum diambil.

BACA JUGA: Pendataan Pedagang Pasar Blahbatuh Rampung, Total 563 Pedagang Akan Dapat Stimulus

"Per hari ini itu ada 89 unit kendaraan yang masih ditinggal di parkiran Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Terdiri dari 88 unit roda dua dan 1 unit roda empat," ungkap Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, Jumat 2 Juli 2021.

Bahkan terdapat kendaraan roda dua yang diparkir lama, yakni sejak tahun 2016 lalu hingga sekarang.

"Yang terlama itu adalah kendaraan roda dua dari bulan Juli tahun 2016. Sedangkan untuk roda empat itu yang satu unit diparkir dari tahun 2019 lalu," tambahnya.

Menindaklanjuti hal ini, pihaknya telah menginformasikan kepada Polsek KP3U Ngurah Rai bahwa terdapat kendaraan roda dua dan roda empat yang diparkir lama lebih dari 3 bulan.

Diharapkan dengan menginformasikan update kendaraan yang parkir ditinggal lama ini dapat tersampaikan kepada warga masyarakat ataupun pengusaha rental sepeda motor, dapat berkoordinasi dengan pihaknya dan juga Polsek KP3U Ngurah Rai.

Untuk tarif parkir kendaraan tersebut tetap berjalan hingga pemilik kendaraan mengambilnya, biaya tarif yang dibebankan sesuai dengan tarif berlaku saat kendaraan masuk dan jika ada perubahan biaya tarif tentu sistem menyesuaikannya.

"Ketika yang bersangkutan parkir tarif akan diterapkan kemudian terakumulasi, dan ketika ada tarif baru dia akan mengikuti tarif baru. Jadi pengenaan tarifnya itu menyesuaikan tarif yang berlaku," imbuh Taufan.

Pihaknya tidak dapat mengeluarkan kendaraan tersebut sebelum tarif parkir kendaraan itu diselesaikan pembayarannya oleh pemilik atau harus dibayar secara lunas sesuai tarif.

Estimasi biaya parkir roda dua yang parkir sejak bulan Juli tahun 2016 itu mencapai Rp25 juta, sedangkan untuk roda empat Rp42 juta tetapi, itu estimasi dan semakin lama tidak diambil tentu biaya parkirnya akan bertambah terus.

"Roda dua yang terlama parkir itu jika diambil saat ini estimasi Rp25 jutaan biaya parkirnya, kalau untuk roda empat itu Rp42 jutaan. Kalau tidak segera diambil tentunya tarif biaya parkir ini akan selalu meningkat," jelasnya.

Dari informasi-informasi yang didapatkannya, kendaraan-kendaraan itu merupakan kendaraan rental yang ditinggal oleh peminjamnya tetapi, belum diambil oleh pemilik rentalnya.

"Kami tidak tahu pastinya kenapa ya mereka tidak mengambil kendaraannya dan masih ditinggal disini," kata Taufan Yudhistira.

Banyaknya kendaraan yang parkir lama ini menurut Taufan akan mempengaruhi jumlah slot ketersediaan parkir kendaraan yang ada di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

"89 kendaraan yang belum diambil ini akan sangat berpengaruh terhadap jumlah slot parkir yang tersedia di Bandara. Dan kami pisahkan parkirnya dengan kendaraan lainnya, selama itu belum ada yang mengambilnya tentunya akan tetap disini," demikian kata Taufan. (*)