Berita Denpasar

Sejak Tanggal 3 Juli 2021, Pendapatan PD Parkir Denpasar Anjlok Hingga 70 Persen Karena PPKM Darurat

Penulis: Putu Supartika
Editor: Karsiani Putri
ILUSTRASI- Karena banyak tempat publik dan sektor non esensial yang ditutup, pendapatan Perumda Bukti Praja Sewakadarma atau PD Parkir Kota Denpasar pun anjlok. Sejak tanggal 3 Juli 2021 hingga saat ini penurunan yang pendapatan mencapai 60 hingga 70 persen.

Namun, yang menjadi masalah juga, masyarakat yang berbelanja ke minimarket juga tidak banyak.

“Tetapi paling tidak kami membangun kerjasama dulu, dan mudah-mudahan hasilnya baik,” katanya.

Selain itu, dengan perubahan nomenklatur dari Perusahaan Daerah Parkir menjadi Bukti praja Perumda Bhukti Praja Sewakadharma Denpasar, pihaknya juga telah melakukan pembicaraan dengan Pemkot Denpasar untuk melakukan pengelolaan beberapa aset milik Pemkot.

“Dengan perubahan nomenklatur, ada beberapa core bisnis yang bisa kami ambil mulai dari pengelolaan aset, perdagangan dan jasa lainnya. Itu akan kami maksimalkan juga untuk meningkatkan pendapatan,” katanya.

Khusus untuk aset milik Pemkot Denpasar, pihaknya mengaku tengah melakukan kajian akademis serta berkoordinasi dengan Bagian Hukum.

Selain itu, untuk mengurangi beban pengeluaran akibat berkurangnya pendapatan pihaknya juga melakukan efisiensi.

Efisiensi tersebut menyasar tunjangan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pengadaan seragam dinas. (*)