Berita Badung

Langgar PPKM Darurat, Boshe VVIP Club Disanksi Denda Rp 1 Juta dan Tutup Sementara Selama Seminggu

Kasi Penyelidikan dan Penindakan Satpol PP Badung I Wayan Sukanta (kanan) saat memberikan sanksi pada manajemen Boshe VVIP Club Kuta di kantor Satpol PP Badung pada Senin 19 Juli 2021

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Boshe VVIP Club Kuta yang  berada di Jl. By Pass Ngurah Rai no. 89X, Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Bali dikenakan sanksi administrasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung.

Tempat karaoke itu pun diberikan sanksi denda sebesar Rp 1 Juta lantaran melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kasi Penyelidikan dan Penindakan Satpol PP Badung I Wayan Sukanta seijin Kasat PolPP Badung, I GAK Suryanegara mengatakan pihaknya sudah langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyegelan kepada usaha tersebut.

"Sudah kami segel dengan police line, pagi tadi karena melanggar PPKM Darurat," ujarnya Senin 19 Juli 2021.

Baca juga: Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian dan Pangan Badung Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban

Selanjutnya, kata dia, pihak manajemen juga sudah mendatangi kantor satpol PP Badung dengan membayar sanksi administrasi yang dikenakan. Bahkan sesuai aturan pengusaha juga wajib tutup sementara.

"Tim Satpol PP sudah memanggil pihak manajemen boshe dan dilakukan sanksi sesuai aturan. Sesuai Perbup sanksi berupa pemanggilan manajemen, denda Rp 1 juta dan penutupan usaha sementara selama 1 minggu," ucapnya.

Pemberian sanksi akunya  sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 52 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru pihak Orbit Bali Eat & Dance dikenakan sanksi administratif  Rp 1 Juta.

Lebih lanjut dijelaskan proses sanksi tidak selesai begitu saja.

Namun dirinya mengaku kini masih melakukan pemeriksaan terkait izin yang dimiliki.

"Karena kewenangan kami, jadi kami akan melakukan pemeriksaan izinnya. Hal ini juga dilakukan untuk mematuhi aturan yang berlaku di Badung," bebernya.

Terkait dengan pelanggaran yang dilakukan dijelaskan Sukanta Boshe VVIP Club Kuta diam-diam masih buka dan melayani tamu .

 Padahal sudah jelas dilaksanakannya PPKM Darurat. Hal itu pun tentu akan menimbulkan kerumunan yang bisa mengakibatkan semakin masifnya penyebaran kasus covid-29 di Badung.

"Karena tetap buka secara diam-diam, terpaksa kita berikan sanksi tegas," tungkasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Badung