Vaksinasi

Direktur Jenderal WHO Sebut Kesenjangan Distribusi Vaksin Mengerikan

Editor: DionDBPutra
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (kiri) menerima obor Olimpiade dari Presiden International Olympic Committee (IOC) Thomas Bach di Tokyo 21 Juli 2021.

TRIBUN-BALI.COM, JENEWA - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyinggung soal disribusi vaksin Covid-19 yang tidak adil.

Tedros juga mengingatkan dunia masih berada pada tahap awal gelombang infeksi dan kematian Covid-19 lainnya.

Berbicara kepada anggota Komite Olimpiade Internasional di Tokyo, Rabu 21 Juli 2021, Tedros mengatakan kegagalan global untuk berbagi vaksin, tes, dan perawatan memicu adanya dua jalur pandemi.

Jalur pertama, negara yang memiliki sumber daya yang memadai, seperti vaksin Covid-19 sudah mulai membuka diri.

Baca juga: WHO Peringatkan Varian Covid-19 yang Lebih Berbahaya Bakal Muncul

Baca juga: WHO Khawatirkan Gelombang Covid-19 di Eropa Gara-gara Penonton Sepak Bola Tak Taat Prokes

Sementara negara-negara yang lain mengunci diri dalam upaya memperlambat penularan virus mematikan tersebut.

"Kesenjangan distribusi vaksin Covid-19 di seluruh dunia melingkupi ketidakadilan yang mengerikan,” kata Tedros.

“Ini bukan hanya kekejaman moral, ini juga merugikan diri sendiri secara epidemiologis dan ekonomi,” tandasnya.

Menurut dia, semakin lama pandemi Covid-19 berlangsung, semakin banyak gejolak sosial ekonomi yang akan ditimbulkannya.

“Pandemi adalah ujian dan dunia sedang gagal,” tuturnya.

"Dunia sudah 19 bulan memasuki pandemi, dan tujuh bulan sejak vaksin pertama disetujui. Kita sekarang berada pada tahap awal gelombang infeksi dan kematian lainnya,” tegasnya.

Halaman
12