Berita Banyuwangi

Relawan Jokowi Gibran Bagikan 10.000 Masker dan Nasi, Serta 2.500 Giga Byte Paket Data di Banyuwangi

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Relawan Jokowi sekaligus loyalis Gibran Rakabuming Raka, Sonny Agus Setiawan, bersama barisannya membagikan 10.000 masker dan nasi kotak kepada masyarakat di Banyuwangi.

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), relawan Jokowi sekaligus loyalis Gibran Rakabuming Raka, Sonny Agus Setiawan, bersama barisannya membagikan 10.000 masker dan nasi kotak kepada masyarakat di Banyuwangi. 

Selain itu juga disiapkan 2.500 giga byte paket data dalam bentuk voucher untuk pelajar yang bisa digunakan pembelajaran di rumah. 

Pembagian langsung diberikan kepada pedagang dan pembeli di pasar tradisional serta di rumah-rumah warga di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu 24 Juli 2021.

Baca juga: Inkubasi Cetak Ratusan Pengusaha Muda Banyuwangi Dimulai, Dimentori BI sampai Gojek

“Kami barisan relawan Presiden Jokowi dan Mas Gibran membagikan masker dan nasi kotak kepada masyarakat Banyuwangi. Ada 10 ribu masker dan 10 ribu nasi yang di bagikan serentak di beberapa titik,” kata Sonny.

Sembari membagikan masker dan nasi, para relawan ini sekaligus mengkampanyekan agar masyarakat tetap disiplin menggunakan masker dan sebisamungkin menghindari kerumunan.

Terutama bagi pedagang di pasar yang notabene menjadi pusat transaksi kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Tahap Awal Sasar 11.500 Anak, Banyuwangi Genjot Vaksinasi Pelajar

Sejauh ini di Desa Jambewangi, Sonny melihat jika perekonomian warga setempat sudah mulai menggeliat. Akan tetapi Ia masih mendapati beberapa warga di pasar yang tidak memakai masker.

Menurut Sonny, percepatan vaksinasi yang dilakukan pemerintah adalah salah satu upaya agar terciptanya herd imunity sedini mungkin.

Namun demikian, masyarakat di pedesaan justru memiliki pemahaman lain. Dianggapnya jika vaksinasi adalah final dari penanganan Covid-19. 

Baca juga: Mobilitas Warga Menurun, Bupati Ipuk: Mohon Maaf dan Terima Kasih Masyarakat Banyuwangi

“Banyak masyarakat yang mungkin berasumsi kalau sudah divaksin terjamin tidak tertular Covid-19, nah ini kan asumsi yang salah. Maka, kami sekaligus bersosialisasi bahwa masker itu wajib dan jaga jarak itu harus meski sudah vaksin,” jelasnya. 

Halaman
12