Berita Denpasar

Bikin Resah Warga, Aloisius yang Lakukan Aksi Begal di Denpasar Diringkus Polisi

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Wema Satya Dinata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota Kepolisian Polsek Densel merilis kasus pemerasan dan pencurian dengan menghadirkan tersangka inisial AG beserta barang bukti di Mapolresta Denpasar, Selasa 21 September 2021. Tersangka yang merupakan residivis ini dijerat pasal 368 KUHP ancaman hukuman 9 tahun dan 362 KUHP ancaman 5 tahun

Tercatat pada Minggu 5 September 2021 sekitar pukul 23.45 wita, korban bernama Betha Cendekia (28) baru saja pulang dari tempat kerjanya.

Tiba-tiba korban dihentikan oleh pelaku sambil meminta uang menggunakan pisau dapur yang dikeluarkan dari balik bajunya.

Korban yang takut lalu memberikan uang Rp 30 ribu, tapi pelaku tidak mau menerima dan meminta tambahan uang lagi.

Perempuan yang tinggal di Pedungan, Denpasar Selatan kemudian memberikan uang lagi ke korban Rp 50 ribu setelah menerima pelaku kemudian kabur.

"Tanggal 5 September 2021 pukul 23.45 wita, pelaku juga melakukan tindakan yang sama. Dimana pelaku minta uang dengan menggunakan pisau, lalu mengancam kalau tidak diberikan uang," tambahnya.

Berdasarkan laporan beberapa korban tersebut, tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan dipimpin Kanit Reskrim AKP Hadimastika Karsito Putra didampingi Panit Buser Ipda I Wayan Sudarsana lalu melakukan penyelidikan.

Pada tanggal 18 September 2021 sekitar pukul 20.00 wita, pelaku yang meresahkan warga tersebut akhirnya berhasil diamankan di tempat tinggalnya.

Baca juga: Terminal Kreneng dan Wangaya Denpasar Difungsikan Kembali, Ratusan Pedagang Terdampak

Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku yang diketahui sudah tinggal di Bali selama 14 tahun ini mengakui perbuatannya, namun tidak hanya sekali tapi sudah beberapa kali.

Tercatat Aloisius Gonzaga Tasi, selain di dua lokasi tersebut, ia pernah melakukan aksinya di Jalan Tukad Buaji, Jalan Palapa, Jalan Pulau Sula dan Jalan Nangka Selatan.

AKP I Gede Sudyatmaja juga menambahkan jika pelaku merupakan residivis kasus yang sama, bahkan juga ia pernah terjerat kasus narkoba dan baru keluar penjara pada bulan Juli 2021.

Halaman
123