Corona di Indonesia

Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19 di Indonesia Diprediksi Terjadi Desember 2021

Editor: DionDBPutra
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito

“Multiwave pandemic dynamics explained: how to tame the next wave of infectious diseases".

Dalam studi tersebut, jumlah kasus disarankan ditahan pada 10 kasus per juta penduduk per hari. Untuk Indonesia, kasus ditahan sekitar 2.700 atau 3.000-an kasus.

"Saya yakin kita bisa mengendalikan kasus pada angka tersebut dan kuncinya adalah 3T, 3M, serta penggunaan PeduliLindungi," kata Luhut.

Capaian vaksinasi

Epidemiolog Universitas Indonesia (UI), Tri Yunis Miko memprediksi gelombang ketiga virus corona di Indonesia akan terjadi pada Desember 2021.

Prediksi itu menurutnya bakal terjadi apabila capaian vaksinasi Covid-19 nasional tak sampai 50 persen pada akhir tahun 2021.

Selain itu, banyaknya relaksasi atau pelonggaran aktivitas selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) turut menyumbang potensi lonjakan kasus covid-19 di Indonesia terulang kembali, utamanya pada libur panjang Natal dan akhir tahun (Nataru) mendatang.

”Saya perkirakan akan terjadi puncak ketiga itu kalau capaian vaksinasi tak sampai 50 persen dan banyak pelonggaran aktivitas seperti sekarang ini. Prediksi Desember-Januari itu kemungkinan puncak ketiganya," kata Miko, Selasa 21 September 2021.

Menurut Miko, pelonggaran aktivitas saat PPKM diterapkan bakal jadi salah satu sebab puncak ketiga Covid-19 terjadi di Indonesia.

Mobilitas orang bepergian akan meningkat, sehingga risiko penularan Covid-19 juga ikut meningkat. Ditambah capaian vaksinasi tak sesuai target awal juga ikut berperan menyulut lonjakan kasus covid-19.

Halaman
1234