Corona di Indonesia

Semua Penumpang dari Luar Negeri Wajib PCR Setiba di Bandara Soekarno-Hatta

Editor: DionDBPutra
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana Bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten pada Rabu 5 Mei 2021. Kini semua penumpang dari luar negeri langsung menjalani tes usap PCR.

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Seluruh penumpang dari luar negeri yang baru mendarat di Bandara Soekarno-Hatta dipastikan langsung menjalani tes usap PCR di Terminal 3 sebelum melanjutkan proses keimigrasian untuk masuk wilayah Indonesia.

President Director of PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menerangkan, pelaksanaan PCR bagi penumpang dari luar negeri berjalan lancar karena kolaborasi antara stakeholder di Bandara Soekarno-Hatta.

Di antara stakeholder adalah KKP Kementerian Kesahatan, maskapai, ground handling, Satgas Udara Penanganan Covid-19, Polri, dan seluruh penumpang pesawat internasional.

Baca juga: Tarif Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Kini Turun Jadi Rp 495.000

Baca juga: Menhub Budi Karya Ramp Check Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Begini Penjelasannya

"Bersama-sama kami mampu menjalankan kewajiban PCR di area kedatangan internasional Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dengan baik,” ujarnya, Kamis 23 September 2021.

Awaluddin juga mengatakan, laboratorium penyedia jasa tes PCR di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta memiliki peralatan untuk melakukan Tes Cepat Molekuler metode Real Time RT-PCR.

Metode ini telah mendapat persetujuan sesuai dengan SE Kemenhub Nomor 77/2021.

“Dengan hasil dapat diketahui paling lama satu jam, maka ini sangat membantu proses tes di mana alur kedatangan internasional dapat tetap lancar dan penumpang yang baru mendarat pun tidak harus menunggu terlalu lama untuk menunggu hasil tes,” ucapnya.

AP II bersama stakeholder juga melakukan pengaturan slot penerbangan, parking stand pesawat, gate kedatangan, dan holding bay bagi penumpang internasional sebelum melakukan tes PCR.

Dari pelaksanaan hari pertama hingga hari ketiga (19 September - 21 September 2021), tes PCR telah dilakukan terhadap seluruh penumpang internasional yang mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang berjumlah 4.011 orang penumpang.

“Jumlah penumpang pesawat dari luar negeri sebanyak 4.011 orang dan semuanya telah menjalani tes PCR di Terminal 3 sebelum memproses keimigrasian, untuk kemudian menuju lokasi karantina. Tidak ada penumpang dari luar negeri yang tidak menjalani tes PCR,” ucapnya.

Disebutkan, dari 4.011 orang penumpang pesawat dari luar negeri itu, sebanyak 1.997 orang adalah pekerja migran Indonesia (PMI) dan 2.014 orang Non-PMI.

Ia memastikan sejak 22 September 2021 seluruh penumpang dari luar negeri akan menjalani tes PCR begitu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.

Bandara Soekarno-Hatta menerapkan ketentuan di dalam Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 77/2021 yang merupakan perubahan atas SE Kemenhub Nomor 74/2021.

Berdasarkan SE tersebut, salah satu ketentuan yang harus dipenuhi oleh seluruh penumpang dari luar negeri adalah menjalani tes Covid-19 yakni tes molekuler isotermal (NAAT/jenis lainnya) di bandara kedatangan yang hasilnya dapat diterbitkan paling lama satu jam atau tes RT-PCR. (Tribun Network/Dennis Destryawan/sam)