Berita Bali

Ada Tambahan Satu Desa Terdampak, Sosialisasi Tol Mengwi-Gilimanuk Berlanjut

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi jalan tol - Ada Tambahan Satu Desa Terdampak, Sosialisasi Tol Mengwi-Gilimanuk Berlanjut

"Astungkara sekarang sudah mulai dilanjutkan. Masyarakat sudah diundang untuk sosialisasi agar mengetahui penjelasan awal terkait pembangunan tol ini. Besok (Senin, red) hari pertama rencananya sosialisasi pertama," jelas Camat Marga, I Gusti Alit Adiatmika saat dikonfirmaai, Minggu 24 Oktober 2021.

Alit Adiatmika melanjutkan, selain sosialisasi juga ada sedikit perubahan yang terjadi.

Yakni, jika semula di Marga ada Desa Tegal Jadi yang terdampak jalan tol, tetapi batal. Sebagai ganti, kini Desa Kuwum yang dilintasi tol.

Kemungkinan, perubahan itu sudah sesuai dengan pertimbangan dari tim yang melakukan cek lokasi.

"Awalnya kan Desa Tegal Jadi yang terdampak, tapi sekarang batal dan pindah ke Desa Kuwum," ungkapnya.

Disinggung mengenai apakah perubahan lintasan itu menyebabkan gejolak di masyarakat, Canat Marga menyatakan sampai saat ini tidak ada permasalahan.

Sebab, pada awal kabar jalan tol ini digaungkan, sedikit gejolak terjadi di Desa Selanbawak yakni di Banjar Selanbawak Kelod karena berbagai hal.

Namun, saat ini jalur tersebut berpindah ke Banjar Manik Gunung desa setempat, sehingga gejolak tersebut sudah mereda.

"Yang di Selanbawak itu juga sudah pindah ke Banjar Manim Gunung. Sampai saat ini belum ada gejolak yang timbul akibat perubahan itu. Semoga saja akan berjalan lancar," tegasnya.

Dengan sosialisasi, kata dia, pemerintah diharapkan bisa membantu memberikan pemahaman terhadap masyarakat terdampak.

Serta, proyek tak menjadikan beban meskipun lahan mereka terdampak.

Halaman
1234