Berita Bali

Ada Tambahan Satu Desa Terdampak, Sosialisasi Tol Mengwi-Gilimanuk Berlanjut

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi jalan tol - Ada Tambahan Satu Desa Terdampak, Sosialisasi Tol Mengwi-Gilimanuk Berlanjut

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Tabanan, I Wayan Sudarya menyatakan, proses sosialisasi pembangunan Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk memang dilanjutkan mulai 25 Oktober 2021.

Masyarakat di Kecamatan Marga akan menerima sosialiasi pertama, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi ke Kecamatan Tabanan.

Baca juga: Tol di Bali Percepat, Alih Fungsi Lahan, Alit: Kita Tak Pernah Bicara Balas Jasa ke Lingkungan

Untuk di Kecamatan Marga dan Tabanan ini, ratusan warga terdampak sudah diberi surat undangan. Masyarakat di Kecamatan Marga akan menerima sosialisasi pada Senin 25 Oktober 2021 dan dilanjutkan di Kecamatan Tabahan akan berlangsung 26 dan 27 Oktober.

Sudarya menjelaskan, pelaksanaan sosialisasi bertujuan agar masyarakat memiliki pemahaman dan gambaran yang jelas tentang program pemerintah pusat ini.

Termasuk untuk melakukan sikronisasi atau pendataan awal terhadap data bidang tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan sertifikat milik warga.

Pelaksanaannya sama dengan sosialisasi di kecamatan-kecamatan lain di Tabanan.

"Semoga dengan sosialisasi ini masyarakat yang terdampak akan menjadi paham dan pengerjaannya nanti juga bisa berjalan lancar," harapnya.

Sebelumnya, rencana sosialisasi di Kecamatan Tabanan dan Marga disebabkan proyek tol Gilimanuk-Mengwi yang melewati Tabanan masih mengalami pergeseran lintasan atau trase yakni di Desa Wanasari.

Untuk itu Kecamatan Tabanan dan Kecamatan Marga menyusul mengikuti sosialisasi dan pendataan awal.

Pergeseran lintasan ini terjadi lantaran di Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan akan dibangun jalan masuk atau interchange atau persimpangan.

Halaman
1234