Berita Denpasar

UPDATE: Kasus Pengeroyokan di Denpasar Berawal dari Transaksi Jual Beli Mobil, Begini Kronologinya

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Wema Satya Dinata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

lokasi kejadian kasus pengeroyokan di Jalan Gatot Subroto VI J, timur lapangan Lumintang, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali saat Tribun Bali meninjau kembali lokasi penganiayaan, Selasa 26 Oktober 2021.

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus dugaan penipuan dan kekerasan atau pengeroyokan yang terjadi di Jalan Gatot Subroto VI J, Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali kini ditangani Polsek Denpasar Utara.

Kejadian yang terjadi di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau diparkiran Toko Bintang Kembar sebelah timur lapangan lumintang ini diketahui terjadi pada Senin 25 Oktober 2021 sekitar pukul 14.00 wita

Diketahui korbannya yang menggunakan kaos merah saat kejadian bernama I Made Pande Windu Merta, laki-laki berusia 28 tahun.

Pria asal Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali itu dipukul oleh tiga orang berbadan tegap masing-masing diketahui berinisial AM alias Asep (42) asal Panjer, Denpasar Selatan.

Baca juga: VIRAL Aksi Tiga Pria Seret dan Lakukan Penganiayaan ke Seseorang di Denpasar, Ini Kata Polisi

Lalu ada OA (55) asal Desa Tegal Kerta, Denpasar Barat dan SEM alias Oscar yang tinggal di Pedungan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

Dikatakan Kapolsek Denpasar Utara Iptu I Putu Carlos Dolesgit melalui Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi keempatnya sudah dimintai keterangan di Polsek Denpasar Utara, Jalan Ahmad Yani Selatan, Kota Denpasar.

"Mereka sudah kami mintai keterangan terkait peristiwa itu di Polsek Denpasar Utara," ujar Kasi Humas Iptu l Ketut Sukadi, Selasa 26 Oktober 2021.

Dalam kejadian itu, Iptu Sukadi menyebut korban maupun para pelaku pengeroyokan saat itu bertemu untuk bertransaksi dalam pembelian mobil yang ditawarkan para pelaku.

Tiba-tiba korban diajak pelaku untuk membeli minum di minimarket dekat TKP, dan saat itu juga datang lagi pelaku lainnya sebanyak dua orang yang langsung memaksa korban untuk masuk ke dalam mobil.

Halaman
12