Berita Bali

Kawan Lama Group Targetkan Mal Living World Bali Mulai Beroperasi Akhir Tahun 2022

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Prosesi pelepasan burung dara dalam rangkaian seremoni Topping Off Living World Bali

Berbeda dari mal kebanyakan, Living World Denpasar Bali akan berfokus pada tenant di segmen home living, home improvement, & lifestyle seperti ACE, INFORMA, Krisbow, Toys Kingdom, hingga Pet Kingdom. 

Memiliki gross floor area lebih dari 120.000 m2 dengan commercial area lebih dari 50.000 m2, dan hingga 400 toko yang dihadirkan, Living World Bali akan menjadi mal terbesar di Pulau Bali yang diperkuat dengan konsep Home Living, Lifestyle & Eat-ertainment yang terlengkap di Ibukota Bali, Denpasar.

Baca juga: Level 21 Mall Gelar Vaksinasi Massal untuk Masyarakat Umum, Mulai 27 September - 2 Oktober

Baca juga: Hari Ini, Si Destar Berlangsung di Area Parkir Utara Gedung Mall Pelayanan Publik Denpasar

Selain itu, Living World Bali menghadirkan keindahan dan keunikan arsitektur bernuansa tradisional Bali yang menyatu dengan konsep terbaru dari tenant restoran/kafe dan entertainment. 

Mulai dari zona khusus 'Asian Market' yang sangat kental dengan budaya Bali, baik dari arsitektur dan hadirnya beragam produk UMKM Bali. 

Kemudian berbagai gelaran acara dan kegiatan-kegiatan tradisional Bali yang diselenggarakan di area amphitheatre Living World Bali. 

Hingga revitalisasi area pinggir Sungai Bindu yang berada tepat di samping Mal sebagai pusat kegiatan outdoor, area kuliner terbuka, dan venue untuk berbagai acara komunitas. 

Seluruhnya akan memperkuat posisi Living World Bali sebagai salah satu icon terbaru di Pulau Bali.

Mal Living World Bali juga menerapkan konsep energy efficient architecture (arsitektur dengan penggunaan energi yang efisien) pada pembangunannya. 

Mulai dari sistem AC berefisiensi tinggi dalam penggunaan listrik yang menghemat energi hingga 20 persen atau dalam pengurangan energi listrik 1,200 MW/tahun, penggunaan panel surya di atap mal yang dapat memproduksi listrik hingga 1,123 MWp/tahun.

Kemudian penggunaan jenis lampu LED pada mayoritas penerangan yang dapat menghemat energi hingga 50 persen, smart building design berupa pengaturan orientasi bangunan dan solusi minimalisasi panas matahari masuk ke dalam gedung dengan permainan landscape, serta pemanfaatan sinar matahari sebagai pencahayaan alami dalam gedung dengan membuat skylight dari jendela berbahan kaca double glazing. 

Baca juga: Hari Palang Merah Nasional, Level 21 Mall Bali Gelar Donor Darah, Ada Syarat Khusus Setelah Vaksin

Baca juga: Pengunjung Antusias Datang Sebelum Mall Buka, SE Gubernur Bali Disambut Baik

Halaman
123