Berita Bali

Tinjau Sentra Vaksinasi Covid-19 bagi WNA di Bali, Menparekraf:Kita Pastikan Semua Bisa Tervaksinasi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menparekraf saat meninjau sentra vaksinasi Covid-19 bagi WNA di The Royal Santrian Hotel.

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM,. MANGUPURA - Program vaksinasi Covid-19 terus digencarkan oleh pemerintah hingga sekarang.

Terlebih program vaksinasi terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang ada di Provinsi Bali dilakukan percepatan.

Sentra vaksinasi bagi WNA saat ini berlangsung di The Royal Santrian Hotel dan vaksinasi diikuti puluhan WNA.

"WNA tapi tidak memiliki NIK yang belum divaksin jumlah totalnya mungkin lebih dari 3 ribu. Dan ini bagian daripada ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali, dengan konsep bantu dibawa kami hari ini bisa memulai vaksinasi dari teman-teman kita," ujar Menparekraf Sandiaga Uno, Sabtu (18 Desember 2021) usai meninjau sentra vaksinasi bagi WNA di The Royal Santrian.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Anak Berkebutuhan Khusus di Klungkung Perlu Dampingan Orangtua

Total yang sudah terdaftar ada 1.300 WNA sejak pendaftaran vaksinasi dibuka dan akan dibuka batch selanjutnya.

Kalau kita mau betul-betul Bali ini terproteksi dari varian Omicron dam lain sebagainya mereka harus diberikan vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan kedua.

Untuk itu hari ini disini menjadi sentra vaksinasi Covid-19 bagi 200 WNA yang telah terdaftar dari 1.300 total, potensinya sampai 5.000 WNA.

"Kami bekerjasama dengan Kimia Farma, Antis dari Enesis Group, Homecare. Kita pastikan semua dari teman-teman ini bisa tervaksinasi dan ini adalah langkah kolaboraksi. Dan per hari ini berkat Geber Parekraf Peduli, sudah 701.989 masyarakat parekraf tervaksinasi dengan target 1 juta," ungkap Menparekraf Sandiaga Uno.

Kita terus genjot vaksinasi Covid-19 bagi para pelaku parekraf dan ada mobil vaksin kita yang berkeliling sekarang ada di Kabupaten Kediri Jawa Timur dan nanti akan sampai ke Bali.

Mobil vaksin ini ada juga hiburan jadi saat mereka sudah disuntik dan tengah observasi mereka diberikan hiburan musik.

Untuk vaksin booster bagi pelaku parekraf Bali akan mulai dilakukan pada bulan Januari 2022.

"Kita sudah putuskan di rapat terbatas Kabinet bahwa program booster akan dimulai bulan Januari, dan di Bali akan kita juga lakukan dalam langkah percepatan.

Karena Bali mempersiapkan G20 dan side event sudah mulai berlangsung bulan ini," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Side event finance track KTT G20 sudah selesai pelaksanaannya di Bali beberapa waktu lalu dan tidak ada kasus Covid-19 sama sekali.

Baca juga: Kodim 1610 Klungkung Turunkan Tenaga Kesehatan untuk Percepat Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Dan belajar dari sistem bubble ini yang mungkin akan kita perluas dan akan kita tingkatkan, untuk booster vaksin Covid-19 sangat diperlukan berkaitan dengan varian baru seperti Omicron.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali