Apa itu Gas Air Mata ? Berikut Cara Mengatasi Serta Melindungi Dampak dari Gas Air Mata

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mengenal Verney-Carron, pelontar gas air mata andalan Polri.

TRIBUN-BALI.COM – Baru-baru ini banyak pertanyaan mengenai Gas air mata yang menjadi salah satu senjata kimia hingga cukup sering digunakan untuk meredakan kerusuhan atau kericuhan.

Biasanya, gas air mata ini berbentuk seperti peluru dan ditembakkan melalui pistol pelontar,dengan cara ditembakkan dan jatuh, kemudian gas air mata ini akan mengeluarkan asap tebal berwarna putih.

Lantas, apa itu Gas air mata ?

Mengutip dari kompas.com, Gas air mata disebut juga lacrimator yang merupakan salah satu dari kelompok zat yang mengiritasi selaput lender mata hingga menyebabkan sensasi menyengat dan masalah lainnya.

Dalam satu kaleng Gas air mata memiliki kandungan arang, potasium, nitrat, silicon, sukorsa, potasium klorat, magnesium karbonat, dan O-Chlorobenzalmalononitrile.

Selanjutnya, berikut cara mengatasi dan melindungi dampak Gas air mata :

1.    Jangan Menyentuh

Granat Gas air mata sering meledak di udara, menghasilkan semacam wadah logam yang memuntahkan asap gas dan wadah ini biasanya panas.

2.    Gunakan Masker

Sebaiknya gunakan masker dan jika tidak memiliki bisa menggunakan syal atau bandana.

3.    Gunakan Kacamata

Tribunners bisa menggunakan kacamata, sebaiknya menggunakan kacamata ketat seperti kacamata renang, jika kacamata khusus pelindung bahan kimia tidak tersedia

4.    Menjauh dari Area

Untuk meminimalisir efek Gas air mata, segera menjauh dari area yang terdampak Gas air mata. Usahakan jangan panik, bisa memulai dengan tarik nafas perlahan-lahan.

Halaman
12