Berita Badung

TPA Suwung Ditutup, Warga Badung Diimbau Simpan Sampah di Rumah Selama G20

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Badung I Wayan Puja 211

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Dengan dilakukan penutupan TPA Regional Sarbagita di Suwung, Denpasar terkait pelaksanaan KTT G20 di Bali, masyarakat di Kabupaten Badung khususnya di wilayah Kuta Selatan, juga dilarang mengeluarkan sampah.

Pelarangan ini mulai Minggu 13, November 2022 sampai dengan Kamis 17 November 2022.

Kebijakan tidak mengeluarkan sampah dari rumah itu pu mengacu pada penutupan TPS Suwung yang maju sehari dari rencana penutupan TPA Suwung yang sebelumnya tanggal 14 Nopember 2022.

Baca juga: Bus Listrik Merah Putih Untuk KTT G20 Resmi Diluncurkan

Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Badung I Wayan Puja yang dikonfirmasi Minggu, 13 November 2022 malam mengakui, berdasarkan surat dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali tentang  Penegasan Penutupan Sementara TPA Regional Sarbagita, dimana sebelumnya rencana penutupan dimulai tanggal 14 November, dalam surat ini dimajukan sehari menjadi tanggal 13 November hingga 17 November 2022.

"Karena TPS dimajukan penutupannya, kita langsung berikan surat imbauan kepada masyarakat," jelasnya.

Puja mengakui, atas kesempatan tersebut, Pemkab Badung langsung menerbitkan surat edaran terkait penangan sampah selama pelaksanaan puncak KTT G20.

Baca juga: Akan Hadiri KTT G20, Presiden Joe Biden dan 6 VVIP Lainnya Telah Tiba Kemarin di Bali

Dalam surat yang ditandatangani Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa tersebut, ada tiga poin yang disampaikan. Pertama wajib aktif menyukseskan pelaksanaan Presidensi G20.

Poin kedua, masyarakat dan perusahaan agar tidak mengeluarkan sampah mulai tanggal 13 sampai dengan 17 November 2022.

Poin terakhir, usaha jasa angkutan sampah agar tidak membuang sampah ke TPA Suwung dari tanggal 13 sampai dengan 17 November 2022.

"Masyarakat dilarang mengeluarkan sampah, terutama di daerah Badung dan Denpasar yang ada jalur G20. Jalur menuju ke TPA tutup sama sekali, tidak boleh ada pergerakan mobil sampah," ungkapnya.

Baca juga: KTT G20: Menlu Rusia Sergey Lavrov Tiba di Bali, Disambut Menkominfo dan Gubenur Bali Wayan Koster

Menurutnya, TPA Suwung ditutup sementara, untuk TPST Samtaku Jimbaran dan TPST Mengwitani menurut Puja tetap beroperasi seperti biasa.

Nah, untuk masyarakat di wilayah yang menjadi jalur G20, khususnya dalam penangan sampah selama larangan mengeluarkan sampah.

Pihaknya menyarankan agar dilakukan pemilahan sampah, kemudian ditempatkan pada tempat teduh dan hindarkan dari air hujan yang bisa menyebabkan bau busuk.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Badung kini harus putar otak untuk mengolah sampah saat pelaksanaan G20. Pasalnya saat G20 Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung akan ditutup.

Halaman
12

Berita Terkini