Berita Badung

Terkait Penambahan Kursi di DPRD Badung, Golkar Optimistis Duduki 12 Kursi pada Pileg 2024

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua DPD Golkar Badung I Wayan Suyasa

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Setelah dipastikan kursi DRPR Badung akan bertambah pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, partai Golkar Badung pun optimistis untuk menambah kursi.

Bahkan, partai berlambang pohon beringin tersebut menargetkan akan mengamankan minimal 12 kursi dari 7 kursi saat ini.


Ketua DPD Golkar Badung I Wayan Suyasa yang ditemui di ruangannya mengakui setelah penambahan kursi wakil rakyat, pihaknya harus berjuang merebutnya.

Pasalnya saat ini di DPRD Badung dikuasi partai lain.

Baca juga: Jumlah Kursi DPRD di Badung Akan Bertambah Menjadi 45, KPU Sebut Ada Penambahan


"Datang tidak datang saat sidang keputusan, kita tidak berpengaruh. Pasti ditetapkan karena mereka lebih banyak," kata Suyasa Rabu 16 November 2022.


Kendati demikian dengan adanya penambahan kursi dewan, pihaknya sangat mengapresiasi semua lembaga baik pemerintah termasuk penyelenggara pemilu sudah menindaklanjuti sesuai dengan aturan.

Sesuai aturan, penambahan jumlah kursi ini sesuai dengan penambahan jumlah penduduk. 

Baca juga: Dirgahayu Ibu Kota Kabupaten Badung Mangupura ke-13


"Mari kita kawal dengan aturan dan dasar yang sudah kita sepakati bahwa kursi 45 ini tentunya sebagai pedoman untuk bisa kita wakilkan suara rakyat yang ada di Kabupaten Badung," ujarnya


Politisi Asal Desa Penarungan, Mengwi itu mengaku, DPRD adalah sebagai representatif masyarakat. Dengan bertambahnya kursi, maka semakin banyak bisa menyalurkan aspirasi. 


"Bisa menyalurkan aspirasi lebih banyak kepada masyarakat, terlepas dari partai manapun. Maka dari itu, alokasi 45 kursi, itu kita perjuangkan dan kita koordinasikan," katanya. 

Baca juga: Penutupan Rapat Paripurna DPRD Badung Tahun 2022, Tetapkan APBD Tahun 2023 Sebesar 6.5 T


Pasca penetapan 45 kursi tersebut, kata Suyasa, tentunya setiap partai politik menginginkan penambahan kursi. Dengan sahnya penambahan jumlah kursi DPRD Badung ini, memacu Partai Golkar untuk merebut kembali kursi yang 'hilang'.

Merunutnya dari dua kali pemilihan, pada Pileg 2014 Golkar Badung sempat meraih 10 kursi dari 40 kursi. Namun sayang, pada Pileg 2019, Golkar Badung hanya kebagian 7 kursi dan harus kehilangan 3 kursi.


 "Kalau berbicara minimal 20 persen, itu artinya minimal mengamankan 9 kursi dari 45 kursi. Kami target minimal 12 kursi," jelasnya. 


Ditanya soal potensi tambahan 5 kursi di Pileg 2024, karena rencana KPU Badung penambahan ada di Kecamatan Mengwi, Abiansemal, Kuta Utara dan Kuta Selatan, Suyasa mengaku target di tiga kecamatan satu kursi. Sedangkan di Kecamatan Kuta Selatan rencananya bertambah 2 kursi. 

Halaman
12

Berita Terkini