Berita Bali

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Niluh Djelantik Laporkan Salah Satu Akun Facebook ke Polda Bali

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Niluh Djelantik saat ditemui Tribun Bali usai membuat laporan soal pencemaran nama baik di Ditreskrimsus Polda Bali.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Niluh Djelantik melaporkan akun facebook dengan inisial KR ke Ditreskrimsus Polda Bali pada Jumat 25 November 2022.

Kehadiran Niluh Djelantik di Ditreskrimsus Polda Bali didampingi oleh dua rekannya.

Dalam kesempatan tersebut, Niluh Djelantik menuturkan, pelaporan akun facebook inisial KR lantaran diduga melakukan pencemaran nama baik kepada dirinya melalui media sosial.

“Kami sudah melakukan pelaporan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik atas postingan yang dituliskan oleh terduga K******* R*****,” ucap Niluh Djelantik saat ditemui Tribun Bali pada Jumat 25 November 2022.

Niluh Djelantik menuturkan, mulanya ia mendapat tag dari akun facebook atas nama inisial KR pada Senin 21 November 2022 lalu.

KR menulis kalimat yang mengandung penghinaan kepada Niluh Djelantik melalui media sosialnya.

“Kan ada notifikasi, jadi dari salah satu notif itu ada salah satu akun mentag Mbok Niluh. Otomatis Mbok klik link tersebut dan sampai lah mbok kepada postingan itu.”

“Kejadiannya adalah kalau tidak salah empat hari yang lalu, dan mbok niluh merespon tulisan tersebut dengan bahasa mbok niluh,” ucap Niluh Djelantik saat ditemui Tribun Bali di Kantor Ditreskrimsus Polda Bali.

Lebih lanjut, pada Rabu 23 November 2022 lalu, Niluh Dijelantik kembali mendapat tag dari KR melalui facebooknya.

Baca juga: KATA Niluh Djelantik Soal Keputusan Mundur Usai Anies Baswedan Jadi Bakal Capres: NasDem Is My Home

Menanggapi postingan tersebut, Niluh Djelantik kemudian meminta masukan dari koleganya dan memutuskan untuk melaporkan postingan tersebut.

“Kemudian dua hari yang lalu Mbok Niluh menuliskan, setelah berdiskusi dengan para sahabat dan masukan para kesayangan niluh djelantik, mbok memutuskan untuk melaporkan akun ini, difoto ini, ke kantor polisi.”

“Disini ada postingan kedua dari yang bersangkutan,” jelas Niluh Djelantik.

Niluh Djelantik menilai, perundungan kepada sesama manusia tidak dapat dibenarkan.

Pasalnya, hal tersebut dinilai berbahaya bagi mental seseorang.

Halaman
12

Berita Terkini