Berita Denpasar

Tak Hanya Rawan Terjadi di Institusi, Tindakan Korupsi Juga Dapat Terjadi Pada Kegiatan Bisnis

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra membuka acara Seminar Nasional Kebijakan Pembayaran Royalti Lagu dan Musik Dalam Aksi Cegah Korupsi. 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra membuka acara Seminar Nasional Kebijakan Pembayaran Royalti Lagu dan Musik Dalam Aksi Cegah Korupsi. 

Pembukaan acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia Tahun 2022 untuk wilayan V, dilaksanakan di Gedung Budaya pusat pemerintahan Kabupaten Badung yang dibuka langsung oleh Pimpinan KPK Bapak Nurul Gupron. 

Dalam acara tersebut Made Indra mengatakan potensi tindakan korupsi tidak hanya terjadi di institusi pemerintahan saja, tetapi juga terjadi dalam kegiatan-kegitan bisnis. 

“Maka dari itu KPK memandang penting untuk mengangkat  tentang royalti lagu dan musik sebagai salah satu topik yang perlu di diskusikan. Artinya dicegah potensinya supaya tidak menjadi perilaku yang nyata, yang menimbulkan kerugian bagi banyak pihak" jelasnya pada, Jumat 25 November 2022. 

Lebih lanjut Sekda Provinsi Bali tersebut mengungkapkan Pemerintah Provinsi Bali menyambut baik pelaksanaan seminar ini, lantaran kegitan semacam ini merupakan bagian dari upaya untuk membangun budaya anti korupsi. 

"Ini merupakan bagian dari keseluruhan upaya untuk mengurangi bahkan meniadakan tindakan-tindakan korupsi di semua sektor kehidupan kita,” tutupnya. (*) 

Berita Terkini